Sukses

Bila Bayi Menolak MPASI

03 May 2017, 05:22 WIB
Wanita, 1 tahun.

Dok .. mau nany donk .. Anak saya mpasi dr usia 6bln .. berhenti di usia 7bln 8bln gt lupa pastinya .. dan sekarang sudah 9 bln .. anak saya bener2 susah di kasih makan bagaimanapun caranya , dengan makanan apapun . Mau gonta-ganti kek . Mau di bkin laper kek , tetap gk mau .. cuma mau susu saja ,itu pun dalam keadaan tidur .. nanya kedokter anak , solusinya hanya biarkan lapar . Kasih waktu 1jam kl gk mau makam kasih waktu lg 1 jam . Sudah ku coba tp tetap gak mau , rela lapar dan untuk hilangin laparnya itu dengan cara tidur . Ini gimana solusi nya ya dok ? Istri saya strez karena kasih mpasi dan di tolak terus sama anak kami . Mohon bantuan solusi nya dok ..

Terimakasih telah bertanya seputar bayi sulit makan melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Sulit makan pada bayi yang MPASI merupakan hal yang wajar. Di samping itu jika ia sedang tumbuh gigi, konsumsi makanan padat dapat membuatnya kurang nyaman. Tetapi ini biasanya hanya terjadi sementara saja dan bisa diatasi dengan menurunkan (jadi lebih lunak/lembut) atau menaikkan (lebih keras/kasar) tekstur makanan sesuai keinginan bayi. 

Bila terjadi berkelanjutan, kemungkinan terdapat hal-hal lain yang menyebabkan bayi sulit makan, antara lain:

  • Penyakit/kelainan organik yang mendasari
  • Interaksi dan faktor lingkungan dalam keluarga yang kurang mendukung
  • Pemberian makanan yang kurang tepat, baik komposisi, tekstur maupun tatacara pemberiannya.

Apabila anak mengalami kesulitan makan ada beberapa hal yang perlu dilakukan, sesuai dengan feeding rules menurut Bonnin, yaitu:

Jadwal

  •  Jadwal makanan utama dan makanan selingan (snack) yang teratur
  • Pemberian makan sebaiknya tidak > 30 menit
  • Jangan menawarkan camilan yang lain saat makan kecuali minum

Lingkungan

  • Lingkungan yang menyenangkan (tidak boleh ada paksaan untuk makan)
  • Siapkan serbet untuk alas makan agar tidak berantakan
  • Tidak ada distraksi (mainan, televisi, perangkat permainan elektronik) saat makan
  • Jangan memberikan makanan sebagai hadiah

Prosedur

  • Berikan makanan dalam porsi kecil
  • Berikan makanan utama dulu, baru diakhiri dengan minum
  • Dorong anak untuk makan sendiri
  • Bila anak menunjukkan tanda tidak mau makan (mengatupkan mulut, memalingkan kepala, menangis), tawarkan kembali makanan secara netral, yaitu tanpa membujuk ataupun memaksa
  • Bila setelah 10-15 menit anak tetap tidak mau makan, akhiri proses makan
  • Hanya boleh membersihkan mulut anak jika makan sudah selesai

Membujuk atau menenangkan anak dengan berbagai cara supaya anak mau makan akan mengganggu konsentrasi makan anak, karena itu sebaiknya tidak dilakukan. Sering juga orangtua menggantinya dengan susu formula bila anak tidak mau makan. Cara ini membuat anak selalu kenyang dan semakin sulit mengenal perilaku makan yang benar.

Pencegahan sulit makan sejak dini adalah dengan menerapkan aturan makan (feeding behavior) yang tepat dengan mengacu pada aturan-aturan yang telah dijelaskan di atas. Selain itu, juga harus memenuhi 4 syarat berikut, yaitu:

  • Tepat waktu disaat ASI tidak lagi mencukupi kebutuhan nutrisi bayi.
  • Memenuhi kebutuhan gizi sesuai usia bayi.
  • Aman dalam penyajian serta penyimpanannya.
  • Makanan diberikan dengan cara yang benar dengan memperhatikan sinyal lapar dan kenyang seorang anak.

Anda perlu memperhatikan pula agar tidak memberikan susu dekat-dekat waktu makan. Sebaiknya susu diberikan 2 jam sebelum makan, atau diberikan sesudahnya, agar bayi tidak kenyang sebelum makan.

Dengan menerapkan hal-hal di atas diharapkah masalah sulit makan pada bayi Anda dapat teratasi. Bila bayi Anda tetap sulit makan dan membuat berat badannya tidak naik-naik sebaiknya segera berkonsultasi kepada dokter anak.

Kami sertakan pula beberapa artikel untuk menambah informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar bayi sulit makan. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar