Sukses

Menambah Tinggi Badan

02 May 2017, 18:15 WIB
Pria, 19 tahun.

Masih bisakah untuk menambah tinggi badan jika usianya sudahmencapai 19 tahun ke atas ?? Dan dapatkah dihilangkan atau dikurangkan kadar nikotin di dalam tubuh,terutama paru-paru

Terima kasih telah bertanya mengenai menambah tinggi badan melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah tinggi badan kedua orangtua. Namun perlu diketahui bahwa penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun.Namun menutupnya lempeng pertumbuhan harus dibuktikan dengan foto rontgen di beberapa area tulang.

Rumus memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :

Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + 13) + Tinggi Ayah (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
Anak perempuan = (Tinggi Ayah - 13) + Tinggi Ibu (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

Dari faktor gizi yang diperlukan tentu saja protein untuk pertumbuhan dan perbaikan sel yang diikuti oleh gizi seimbang dari sumber lainnya. Sedangkan lingkungan dalam hal ini berarti adalah olahraga untuk melancarkan aliran darah dan membantu metabolisme agar berjalan dengan baik (seperti berenang, berlari, dan jenis aerobik).

Yang Anda perlukan hanyalah menjaga asupan nutrisi Anda yang cukup protein dan kalsium serta berolahraga teratur. proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan phospor. Semua vitamin tersebut terangkum dalam makanan yg mengandung protein. baik itu protein hewan atau nabati, serta unsur sayuran hijau. contoh protein hewani yaitu: daging, ayam atau ikan,kerang, cumi, serta putih telur. contoh protein nabati yaitu: tahu tempe dan kacang2an kering lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang polong dsb.Tidak diperlukan suplemen dalam hal ini apabila kebutuhan nutrisi Anda sudah cukup.

Tips meninggikan badan . Tinggi Badan badan seseorang mengandung unsur genetik dari kedua orang tua . Tapi tidak menutup kemungkinan tinggi badan tersebut dapat bertambah meskipun tidak terlalu banyak . Faktor - faktor yang dapat mempengaruhi Tinggi Badan seseorang :

1. Genetik

Gen yang mempengaruhi tinggi rendah badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah "huruf" dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda.

Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.

2. Nutrisi

Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang.

3. Olahraga

Dianjurkan untuk melakukan olah raga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, misalnya atletik, lari santai, lompat tali (skipping), basket, badminton dan olahraga lain yang sejenis. Dengan cara tersebut, tulang dirangsang tumbuh sedikit lagi karena hentakan berat badan. Renang bisa juga menambah tinggi badan seseorang .

untuk pertanyaan mengenai menghilangkan atau mengurangi nikotin dalam tubuh,

Nikotin adalah bahan adiktif yang ditemukan dalam rokok dan produk tembakau lainnya. Menurut American Heart Association, nikotin menyebabkan peningkatan tekanan darah dan dapat berbahaya bagi kesehatan.

Nikotin bisa menyebabkan kecanduan fisik yang dapat bertahan selama bertahun-tahun, membuat usaha berhenti merokok menjadi sesuatu yang amat sulit dilakukan. Salah satu cara untuk menghentikan kecanduan adalah dengan membersihkan nikotin yang ada dalam tubuh.

Berikut akan dibahas cara menghilangkan nikotin dari dalam tubuh.

1. Minum banyak air

Agar tetap sehat, setiap orang harus minum setidaknya 1,8 – 2,0 liter air per hari. Namun, nikotin dapat dibersihkan dari tubuh lebih cepat jika Anda minum setidaknya 2,3 liter air selama beberapa hari. Perlu juga menjadi perhatian, hati-hati jika mengkonsumsi air dalam jumlah berlebihan dapat membuat gangguan keseimbangan mineral dalam tubuh yang justru menimbulkan penyakit lain.

2. Olahraga

Selain banyak minum air, berolahraga adalah cara yang bagus untuk membersihkan tubuh dari kotoran melalui keringat, termasuk nikotin.

Jalan, joging, atau olahraga lain (seperti tenis) baik untuk membersihkan nikotin dari tubuh. Olahraga setidaknya perlu dilakukan 30 menit setiap sesi dengan frekuensi hingga 5 kali perminggu. Jangan berlebihan melakukan olahraga karena justru bisa berakibat buruk bagi paru-paru dan jantung.

3. Perbanyak buah dan kurangi fast food

Tingkat keasaman dan vitamin dalam buah-buahan seperti jeruk dan apel dapat bekerja untuk membersihkan tubuh dari nikotin. Selain itu, kurangi makanan cepat saji dan makanan berat untuk setidaknya beberapa hari. Makanan berat bisa diganti dengan biskuit, buah, sayuran, dan makanan rendah kalori.

4. Hindari alkohol

Hindari alkohol, gula, dan kopi setidaknya untuk beberapa hari selama periode upaya pembersihan nikotin. Alkohol bisa memperlambat nikotin keluar dari tubuh dan memicu keinginan untuk merokok kembali.

Namun yang terpenting adalah berhenti merokok. Karena usaha menghilangkan nikotin dari tubuh akan sia-sia jika memasukkannya kembali melalui merokok.



Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai menambah tinggi badan. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar