Sukses

Anemia Pasca Malaria

02 May 2017, 17:22 WIB
Pria, 19 tahun.

Dokter saya kan baru sembuh dari malaria 2 mnggu kemarin Tpi beberapa hari ini saya sering lelah muka pucat dan bibir pucat

Terimakasih telah bertanya seputar Malaria dan Anemia menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Malaria adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh protozoa dari genus Plasmodium. Pada manusia, terdapat empat spesies penyebab malaria, yaitu P. falciparum, P. vivax, P. ovale, P. Malaria.

Plasmodium falciparum dan Plasmodium vivax merupakan jenis parasit malaria yang paling banyak ditemukan pada daerah tropis dan subtropis. Secara epidemiologi, Plasmodium falciparum adalah penyebab sekitar 85% malaria di dunia dan merupakan penyebab malaria yang paling berat.

Jenis plasmodium yang dapat berulang adalah Plasmodium vivax atau Plasmodium ovale. Hal ini terjadi oleh karena di dalam hati, sebagian parasit masih beristirahat (dormant). Sewaktu-waktu parasit ini dapat teraktivasi menimbulkan keluhan malaria kembali.

Saat kambuh dapat muncul gejala berupa demam, menggigil, meriang, mual, nyeri sendi, nyeri kepala, lemas. Untuk memastikan apakah benar infeksi malaria atau bukan dan kambuh atau bukan perlu dilakukan pemeriksaan darah.

Terkait dengan gejala anda, ada kemungkinan anda terkena anemia karena malaria, atau sebab lainnya. 

Anemia atau dalam bahasa awam disebut dengan kurang darah adalah kondisi di mana kadar Hemoglobin (Hb) di dalam darah rendah. Hemoglobin diperlukan untuk menghantar oksigen ke seluruh tubuh. Kadar Hemoglobin seseorang dapat diketahui melalui pemeriksaan fisik dan pemeriksaan darah (laboratorium).

Derajat anemia dikategorikan sebagai berikut:

Anemia ringan yaitu kadar Hb antara 9,5-13 g/dL
Anemia sedang yaitu kadar Hb antara 8-9,5 g/dL
Anemia berat yaitu kadar Hb di bawah 8 g/dL

Anemia dapat terjadi bila tubuh tidak cukup memproduksi sel darah merah, bila terjadi perdarahan, dan bila tubuh menghancurkan sel darah merah. Penyebab anemia bermacam-macam, yaitu:

  • Kurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, asam folat dan vitamin B12.
  • Mengalami penyakit kronis seperti kanker, HIV/AIDS, Tuberkulosis, autoimun, penyakit ginjal dan penyakit kronis lainnya.
  • Anemia aplastik, di mana tubuh tidak memproduksi sel darah merah dengan cukup.
  • Anemia akibat kelainan darah seperti leukemia dan myelofibrosis.
    Anemia hemolitik, di mana penghancuran sel darah merah lebih cepat dari waktu produksi.
  • Anemia sel sabit yang merupakan penyakit bawaan.
  • Talasemia dan anemia akibat infeksi malaria. (Kemungkinan dari kasus anda anemia disebabkan oleh malaria)

Penanganan anemia tergantung penyebabnya. Karena itu, sebaiknya Anda memeriksakan diri terlebih dulu ke dokter agar dapat ditentukan penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar