Sukses

Diabetes dan Disfungsi Ereksi

02 May 2017, 17:22 WIB
Pria, 42 tahun.

Obat apa untuk penyandang diabetes dan pasca operasi batu empedu yang bisa mengatasi difungsi ereksi

Gangguan ereksi atau ketidakmampuan seorang pria dalam mempertahankan ereksi dalam dunia medis disebut sebagai disfungsi ereksi. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut:

  • Kelainan pembuluh darah
  • Kelainan persarafan
  • Obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Perlu diketahui, prose berdirinya penis terjadi karena daerah tersebut memiliki aliran darah yang cukup. Apabila ada gangguan aliran darah, disitulah masalah akan mulai muncul. Faktor penyebab gangguan sangat beraneka-ragam, contohnya :

  • Diabetes Mellitus
  • Alkohol
  • Rokok
  • Konsumsi obat-obatan anti hipertensi, anti depresi, anti psikosis, penenang, simetidin dan litium
  • Dan penyebab lainnya.

Disfungsi ereksi yang Anda alami bisa jadi merupakan salah satu bentuk komplikasi dari Diabetes Mellitus yang mungkin Anda derita, serta akan membaik apabila Anda dapat mengendalikan gula darah, dan memulai pola hidup sehat sebagai berikut:

  • Makan sedikit tapi sering. Frekuensi makan dapat ditingkatkan hingga 6 kali sehari, dengan pembagian 3 kali makan besar, 3 kali makan kecil (snack)
  • Tidur cukup dengan durasi minimal 8 jam per hari
  • Olahraga selama 30 menit dengan frekuensi minimal 3 kali seminggu
  • Hindari rokok dan asap rokok
  • Hindari gula, makanan manis, alkohol, kopi, cokelat, tomat, bawang, makanan berlemak, atau pedas
  • Kendalikan konsumsi karbohidrat
  • Konsumsi air putih minimal 1,2 liter per hari
  • Tetap berpikir positif dan hindari stress
  • Konsumsi obat diabetes Anda secara teratur sesuai dengan petunjuk Dokter
  • Jaga berat badan tetap ideal.

Anda dapat memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk mengetahui dengan pastii kondisi Anda terkini beserta dengan tata laksana terbaik. Jangan lupa periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam secara rutin setiap 6 bulan sekali

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar