Sukses

Kuku Hitam Akibat Trauma

01 May 2017, 22:27 WIB
Pria, 24 tahun.

Mau tanya dok ngurangin rasa sakit pada kuku habis tetjepit benda berat sampai kukunya gitam gmn dok

Terima kasih telah menggunakan fitur tanya dokter.

Jika ditemukan warna kehitaman dan rasa sakit pada bagian kuku, terdapat beberapa kemungkinan:

Jamur pada kuku (onikomikosis atau tinea unguium). Dapat dimulai dari akhir kuku ataupun dasar kuku yang perlahan dapat mengangkat kuku. Pertumbuhan kuku yang tidak sempurna ini dapat menyebabkan kuku menusuk kulit di samping kuku dan menyebabkan luka.
Bakteri atau jamur dapat masuk melalui luka di daerah sekitar kuku yang sudah rusak, menimbulkan infeksi lebih luas dan menyebabkan terjadinya rasa sakit pada daerah kuku, timbul kemerahan dan bengkak di sekitar kuku, dan kuku menjadi berwarna kuning kehijauan hingga kehitaman dan tidak rata.

Hematoma. Ini harus dicurigai jika terjadi trauma sebelumnya (tangan terjepit, atau terpentok)
Melanoma yang tersembunyi. Warna kehitaman berada pada nail bed yang terletak di bawah kuku. Melanoma sebenarnya merupakan tumor kulit yang berasal dari sel yang berada di dalam kulit yang disebut melanosit. Meskipun sangat jarang, namun melanoma ternyata dapat timbul pada tempat-tempat tersembunyi seperti dibawah kuku.
Untuk mengetahui penyebab pasti dari kelainan tersebut, dapat dilakukan pemeriksaan KOH dan kultur (untuk memastikan adanya infeksi jamur dan menyingkirkan kemungkinan diagnosis melanoma). Pengobatan infeksi jamur pada kuku ini memang membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan jenis infeksi jamur lainnya, dapat berlangsung selama 3-4 bulan. Obat yang dianjurkan adalah obat minum. Sedangkan obat salep atau krim biasanya kurang efektif dalam mengatasi infeksi jamur pada kuku, karena kuku sangat keras sehingga krim/salep sulit diserap. Bila kuku telah menembus kulit dan menyebabkan infeksi meluas, perlu dilakukan tindakan pembedahan minor dengan mengangkat kuku yang rusak.

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk penegakkan diagnosis pasti dan penanganan optimal. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam,

 

Tim Redaksi KlikDokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar