Sukses

Obat TB Anak Sama Dengan Dewasa?

01 May 2017, 21:58 WIB
Pria, 21 tahun.

apakah obat TB yang dikonsumsi untuk penderita anak-anak sama dengan yang dikonsumsi dewasa?

Terimakasih telah bertanya seputar TB pada anak dan dewasa menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Flek Paru atau Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB yaitu Mycobacterium tuberculosis. Pada masyarakat awam lebih dikenal sebagai penyakit TBC atau Flek paru. Sebagian besar kuman TB menyerang paru, namun dapat juga mengenai organ tubuh lainnya.

Pada orang dewasa, keluhan TB biasanya berupa batuk berdahak ≥ 2 minggu. Batuk disertai dahak, dapat bercampur darah atau batuk darah. Keluhan dapat disertai sesak napas, nyeri dada atau pleuritic chest pain (bila disertai peradangan selubung paru), badan lemah, nafsu makan menurun, berat badan menurun, malaise, berkeringat malam tanpa kegiatan fisik, dan demam meriang lebih dari 1 bulan. Apabila ada keluhan-keluhan ini harus dahulu dilakukan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan dahak dan rontgen pada orang dewasa atau pemeriksaan mantoux dan rontgen pada anak. Diperlukan juga pemeriksaan darah pada anak-anak dan orang dewasa. Jadi untuk menegakkan diganosa diperlukan pemeriksan tambahan juga.

TB paru dapat disembuhkan, hal ini bergantung pada kepatuhan penderita terhadap pengobatan yang memang berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Pengobatan TB memang membutuhkan kedisiplinan dan waktu yang panjang. Hingga kini, belum ada obat TB terbaru yang dapat menyembuhkan TB dalam waktu yang singkat. Seseorang dengan TB harus menuntaskan pengobatan yang lama tersebut hingga benar-benar dinyatakan terbebas dari penyakit TB. Lama pengobatan TB pada penderita dapat berkisar 6- 9 bulan, tergantung dari jenis TB dan respon penderita terhadap pengobatan. Sejauh ini, jenis obat TB yang efektif memang kombinasi dari penggunaan empat obat-Rifampisin, INH, Pirazinamid, dan Etambutol, ditambah dengan suntikan Streptomisin pada mereka yang tergolong dalam Penderita TB kategori 2 ( pasien kambuh, gagal ataupun dengan riwayat pengobatan terputus). Obat paru diminum setiap hari. Sebaiknya konsultasikan lagi dengan dokter Anda mengenai cara penggunaan obatnya.

Penyakit ini dapat kambuh jika imunitas (daya tahan) tubuh seseorang menurun dan juga orang tersebut menjalankan pola hidup yang tidak sehat. Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis paru.

Infeksi TBC Paru pada anak seringkali diakibatkan karena adanya kontak dengan penderita TBC paru yang berada di sekitar anak Anda. Adakah orang-orang di sekitar anak Anda yang mengalami sakit tersebut atau batuk-batuk lama yang tak kunjung sembuh? Tentunya, selain menjalani pengobatan anak Anda harus dijauhkan dari orang-orang dewasa di sekitarnya yang dicurigai mengalami penyakit TBC paru (tentunya menyarankan juga kepada orang yang dicurigai tersebut untuk berobat) karena jika tidak diobati maka mereka akan menular dan seterusnya berulang. Lalu tak lupa menjaga nutrisi makanan sehari-hari. .Namun, TBC pada anak sedikit berbeda dengan TBC pada orang dewasa karena biasanya tidak menyebabkan gejala batuk produktif sehingga kebanyakan tidak menyebabkan penularan. Penularan biasanya terjadi dari orang dewasa.

Beberapa gejala TBC yang terdapat pada anak:

-Demam lama (> 2 minggu) tanpa sebab jelas dan demam tidak terlalu tinggi
-Dapat disertai keringat malam
-Batuk lama > 3 minggu
-BB turun atau tidak naik dalam 1 bulan
-Nafsu makan menurun/berkurang
-Diare persisten yang tidak sembuh

untuk penegakan diagnosa TBC dapat melalui beberapa pemeriksaan penunjang seperti Uji tuberkulin (tes Mantoux),Foto toraks A/P atau P/A dan lateral,Pemeriksaan mikrobiologis basil tahan asam (BTA) secara langsung dan biakan Mycobacterium tuberkulosis dari bahan bilasan lambung atau sputum dan lain sebagainya.

Obat TB pada anak dan dewasa dibuat dalam bentuk FDC (Fix Dose Combination) untuk mempermudah konsumsi. Dosisnya sudah ditentukan, dan banyaknya yang dikonsumsi disesuaikan dengan berat badan pasien. Kandungan obat TB dewasa dan anak hampir sama hanya dosisnya yang berbeda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar