Sukses

Obat Rutin Diabetes Dapat Pengaruhi Ginjal?

01 May 2017, 16:35 WIB
Pria, 25 tahun.

Dear dokter, maw tanya dong dok. org tua saya minum obat rutin karena gula. Minum glucoryl 2mg. Namun di bawah pengawasan dokter. Apakah nantinya ada indikasi gagal ginjal? Terimakasih sebelumnya

Terimakasih telah bertanya seputar Diabetes dan Ginjal menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Pasien dengan diabetes memiliki risiko penurunan fungsi ginjal akibat diabetesnya. Oleh karena itu fungsi ginjal harus diperiksa secara rutin setidaknya 1 kali per tahun. Diperlukan pula kontrol gula darah ketat dengan cara berikut:

1. Perencanaan makan yang sehat. Bagaimana dengan diet Ibu Anda? apakah sudah memiliki perencanaan makan sendiri? Hal yang pertama perlu diingat adalah pembatasan kalori. Sesuaikan jumlah asupan makanan dan minuman dengan jumlah kalori yang dibutuhkan per hari.
2. Aktivitas fisik atau olahraga. Aktivitas fisik maupun olahraga ringan dapat membantu tubuh memetabolisme glukosa dengan efektif sehingga kadarnya terjaga.
3. Menjaga berat badan ideal
4. Minum obat anti diabetik oral atau terapi insulin, pemilihan jenis obat bergantung pada diabetes yang diderita. Pengobatan diabetes ditujukan untuk menjaga kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta mencegah komplikasi dari diabetes.

Mengenai efek samping obat diabetik, efeknya bervariasi antar individu dan golongan obat tersebut. Beberapa keluhan yang pernah dilaporkan antara lain:

  • Sulfonylurea: gula darah rendah, nyeri lambung, gatal pada kulit, peningkatan berat badan (dalam kasus anda, glucoryl masuk ke dalam golongan ini)
  • Biguanides/Metformin: mual, komplikasi ginjal, nyeri lambung, lelah, rasa logam pada mulut
  • Alpha-glucosidase inhibitor: perut kembung, diare
  • Thiazolidinedione: peningkatan berat badan, gangguan liver, anemia
  • Meglitinide: peningkatan berat badan, gula darah rendah

Salah satu komplikasi dari diabetes yang sering terjadi adalah penyakit ginjal (Nefropati diabetikum). Sekitar 40% pengidap diabetes tipe 1 dan 20-30% pengidap diabetes tipe 2 mengalami komplikasi gagal ginjal. Pada pengidap diabetes, membran ginjal glomerulus ginjal mengalami penebalan serta fungsi penyaringnya mudah mengalami kerusakan karena tingginya kadar glukosa dalam darah. Oleh karena itu diperlukan konsumsi rutin obat anti diabetik disertai cara-cara di atas dalam mengontrol gula darah.
Komplikasi lainnya yang perlu diketahui antara lain:

Penyakit mata (retinopati). Semua pasien diabetes harus ke dokter mata setiap tahun untuk memeriksa pelebaran mata mulai dari sejak terdiagnosis pada diabetes tipe 2, dan setelah 5 tahun pada diabetes tipe 1 terdiagnosis setelah pubertas. Pasien dengan penyakit mata, gejala penglihatan kabur pada satu mata, atau bintik-bintik buta kemungkinan perlu ke dokter mata lebih sering.
Penyakit ginjal (nefropati). Pemeriksaan tekanan darah secara teratur merupakan hal yang penting, karena kontrol hipertensi (tekanan darah tinggi) sangat penting dalam memperlambat komplikasi penyakit ginjal. Umumnya, tekanan darah harus dipertahankan kurang dari 130/80 mmHg pada orang dewasa. Bengkak pada salah satu atau kedua kaki yang tidak kunjung sembuh mungkin merupakan gejala dari penyakit ginjal dan harus dilaporkan kepada dokter Anda.
Penyakit saraf (neuropati). Pemeriksaan terhadap kaki perlu dilakukan setiap hari terhadap adanya tanda kemerahan, kapalan, retak, kerusakan kulit, luka yang sulit sembuh, serta keluhan baal atau mati rasa. Jika Anda melihat gejala-gejala tersebut sebelum kunjungan yang dijadwalkan, beritahu dokter Ibu Anda segera.

Oleh karena itu, kami menyarankan agar Ibu Anda tetap mengonsumsi obat sesuai dosis dan waktu yang dianjurkan oleh dokter. Kemudian lakukan pemeriksaan rutin gula darah, kontrol ke dokter, dan pemeriksaan fungsi ginjal setahun sekali. Manfaat yang diperoleh dari pengobatan dan perubahan pola hidup tersebut lebih besar dan dapat menurunkan risiko penyakit ginjal nantinya. Konsultasikan dengan dokter apabila terdapat efek samping yang disebutkan di atas, serta bila gula darah Ibu Anda masih tinggi meskipun telah mencoba cara-cara di atas.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar