Sukses

Mengatasi Buta Warna

01 May 2017, 12:08 WIB
Pria, 30 tahun.

Ada solusi buat buta warna gak si dok?

Terima kasih telah bertanya mengenai buta warna melalui fitur Tanya Dokter.

Buta warna adalah suatu kelainan yang disebabkan ketidakmampuan sel-sel kerucut mata untuk menangkap suatu spektrum warna tertentu akibat faktor genetis. Saraf sel di retina terdiri atas sel batang yang peka terhadap hitam dan putih, serta sel kerucut yang peka terhadap warna lainnya. Buta warna terjadi ketika saraf reseptor cahaya di retina mengalami perubahan, terutama sel kerucut.

Buta warna bisa disebabkan karena masalah genetik atau karena penyakit mata tertentu. Selain itu, buta warna dapat bersifat total atau parsial. Buta warna total berarti seseorang hanya dapat melihat hitam-putih (gradasi warna abu-abu) dan sangat jarang ditemukan. Pada orang dengan buta warna parsial, terdapat beberapa warna yang tidak dapat dibedakan.

Sel-sel yang fotosensitif pada mata disebut dengan konus. Keberadaannya membuat kita dapat melihat warna. Konus terletak pada bagian tengah/pusat retina dan mengandung pigmen fotosensitif yang dapat mendeteksi warna merah, hijau, dan biru. Penderita buta warna mengalami kekurangan atau tidak adanya pigmen-pigmen tersebut.

Buta warna selain disebabkan karena genetik, juga dapat disebabkan akibat penyakit seperti glaukoma, katarak, diabetes, sklerosis dan efek samping obat-obatan seperti pil kontrasepsi dan anti peradangan. Untuk buta warna yang disebabkan kelainan genetik tidak ada terapinya. Sedangkan untuk buta warna yang disebabkan karena penyakit atau obat-obatan, apabila pencetus disembuhkan atau dihilangkan maka mata dapat kembali normal. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk "mengakali" keadaan buta warna parsial adalah dengan penggunaan lensa kontak warna (untuk membantu membedakan warna) atau kacamata yang memblok cahaya yang menyilaukan mata. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar buta warna. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar