Sukses

BAK Sakit dan Mengeluarkan Darah

30 Apr 2017, 21:42 WIB
Pria, 27 tahun.

Selamat Pagi Dok, saya mau tanya " Pinggang sebelah kanan istri saya tiba~ terasa sakit padahal biasanya blm pernah & waktu buang air kecil keluar cairan merah seperti darah tapi encer, itu kenapa ya Dok ???

Terimakasih telah bertanya seputar nyeri saat BAK menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Dari keluhan anda, sepertinya gejala istri anda mengarah kepada infeksi saluran kemih.

Sebelumnya, akan kami jelaskan proses berkemih. Berkemih merupakan proses yang kompleks. Kandung kemih dewasa umumnya dapat menampung air kemih hingga 500-620 cc. Perasaan ingin berkemih timbul saat air kemih mencapai 300-400 cc (sekitar 75% kapasitas total). Saat perhatian anda teralih, keinginan berkemih tersebut dapat berangsur hilang dan akan timbul kembali seiring penambahan air kemih, begitupun yang terjadi saat tidur dimana perhatian anda berada pada alam bawah sadar anda.

Namun perlu diperhatikan bahwa berkemih merupakan salah satu upaya tubuh untuk mengeluarkan sisa metabolisme tubuh. Menahan air kemih sama saja dengan menahan zat-zat sisa metabolisme tersebut. Sisa air kemih pada kandung kemih juga merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman sehingga dapat menyebabkan infeksi pada saluran kemih. Keluhan yang umum dirasakan adalah nyeri dan terasa panas saat buang air kecil (BAK), gangguan BAK lain (tidak lampias, terputus-putus, dsb) hingga nyeri perut bawah. Dan bila tidak ditangani secara optimal, infeksi saluran kemih dapat berkembang menjadi batu.

Terlebih jika Anda sempat mengeluh adanya nyeri pinggang, nyeri kencing dan berdarah, perlu dicurigai adanya infeksi atau sumbatan di sepanjang saluran kencing. Batu pada saluran kencing bisa terjadi pada sepanjang saluran kencing yaitu mulai dari organ ginjal sampai saluran kencing paling bawah. Atau adany akencing nanah. Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh pada diri Anda.

Apabila benar terdapat infeksi saluran kemih, maka dokter akan memberikan pengobatan antibiotik, serta mengevaluasi penyebab dasarnya untuk mencegah kekambuhan, apakah karena kurang minum, sering menahan kemih, infeksi di daerah kemaluan, batu saluran kemih, dsb. Adapun yang dapat Anda lakukan sendiri sebagai tindakan pencegahan adalah:

1. Konsumsi air putih dalam jumlah banyak setiap harinya (lebih kurang 1,5-2 liter/hari)

2. Hindarilah kebiasaan menahan kemih

3. Jagalah kebersihan daerah kemaluan

4. Hindari perilaku seksual tidak sehat, seperti berhubungan bebas. Berhubungan seksual secara bebas dapat meningkatkan risiko terjadinya penularan infeksi daerah kemaluan, diantaranya gonorea, sifilis, bahkan HIV AIDS.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar