Sukses

Cara Penanganan Varicocele

30 Apr 2017, 21:32 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok , tanya dong dok , ketika saya check up untuk penerimaan polri saya mendapati saya mengalami Varcicocele , kalau saran dari dokter pada saat check up harus dilakukan operasi dok , yang mau saya tanyakan itu bagaimana efek samping dari dilakukan nya operasi tersebut , dan saya juga takut dari orang sekitar yang mengatakan bahwa efek dari operasi itu tidak akan bisa memiliki keturunan , lantas dok apakah ada alternatif lain untuk penanganan nya?? Mohon jawaban nya dok

Terimakasih telah bertanya seputar varicocele menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Varikokel adalah pelebaran pembuluh darah vena pada skrotum (buah zakar) yang mempendarahi testis. Aliran darah di vena diatur dengan katup 1 arah yang mencegah aliran darah kembali. Fungsi katup yang terganggu atau penekanan dari pembuluh darah vena dapat menyebabkan pembesaran dari vena yang berujung terhadap pembentukan varikokel.

Penyebab dari varikokel ini diantaranya adalah idiopatik yang disebabkan karena fungsi katup vena yang tidak bekerja sempurna. Varikokel umumnya terjadi pada 15-20% pria dan penyebab gangguan kesuburan pada 40% pria. Penyebab lain adalah vakrikokel sekunder yang disebabkan oleh penekanan pada vena yang umumnya terjadi akibat keganasan di rongga panggul / perut. Biasanya terjadi pada pria di atas usia 40 tahun.

Pada pemeriksaan fisik dapat terlihat adanya pembengkakan pada skrotum dan rasa nyeri serta rasa berat. Jika dipegang, dapat terasa seperti kita memegang kantung yang berisi banyak cacing.

Tidak semua varikokel membutuhkan operasi, yang memerlukan operasi adalah :
1. Jika varikokel tersebut dapat teraba (sudah cukup besar)
2. Jika suami dan istri terbukti ada infertilitas
3. Jika istrinya subur
4. Jika hasil tes sperma pada laki-laki membuktikan adanya gangguan

Pengobatan varikokel selain operasi dapat dilakukan embolisasi varikokel dengan memasukkan kateter atau selang kecil ke pembuluh darah vena di bawah bimbingan x-ray. Cincin metal akan diletakkan di pembuluh darah vena spermatika sinistra (kiri) untuk menghambat aliran darah ke vena di bawahnya. Namun hal ini masih di dalam penelitian.

Varikokel memang menjadi risiko terjadinya infertilitas. Hal ini disebabkan varikokel membuat suhu lingkungan yang terlalu tinggi, yang tidak sesuai dengan suhu ideal perkembangan sperma. Namun bukan berarti penderita varikokel pasti infertil, beberapa faktor harus diperhatikan, misalnya lama menderita dan derajat keparahan. Pemeriksaan sperma akan mengonfirmasi hal ini. Reversibilitas infertil ini setelah varikokel dioperasi juga tergantung atas derajat keparahan dan lama menderita varikokel seperti yang disebutkan tadi.

Jika Anda memang mengalami varikokel, maka sebaiknya Anda mengunjungi dokter spesialis urologi dan mendiskusikan pilihan-pilihan yang dapat Anda ambil untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar