Sukses

Keluar Air Mani Tanpa Rangsangan

30 Apr 2017, 18:45 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok saya mengalami seperti ini udah dua tahun. Saya waktu dulu pernah onani sekarang yang saya rasakan itu sering keluar air maninya pada waktu tidur tapi tidak mimpi yang enak-enak,apakah itu pembocoran katup air mani?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.
Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda saat ini adalah sperma yang keluar sendiri tanpa ada rangsangan. Keluhan Anda bisa mengarah kepada gangguan kebocoran katup air mani (spermatorrhea).

Spermatorrhea atau kebocoran katup air mani adalah terganggunya kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yang tepat, sehingga pengeluaran semen terjadi secara berlebihan tanpa disadari pada saat penderita berjalan, bergerak atau bahkan sedang duduk biasa.

Sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu. Perbedaan ejakulasi dengan kebocoran katup air mani ini adalah, tidak adanya fase orgasme yang terjadi pada kasus ini dan tanpa adanya stimulasi seksual pun, kebocoran katup air mani dapat terjadi. Tidak seperti pada ejakulasi yang selalu dibarengi oleh fase orgasme.

Spermatorrhea atau kebocoran katup air mani adalah terganggunya kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yang tepat, sehingga pengeluaran semen terjadi secara berlebihan tanpa disadari pada saat penderita berjalan, bergerak atau bahkan sedang duduk biasa.

Sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu. Perbedaan ejakulasi dengan kebocoran katup air mani ini adalah, tidak adanya fase orgasme yang terjadi pada kasus ini dan tanpa adanya stimulasi seksual pun, kebocoran katup air mani dapat terjadi. Tidak seperti pada ejakulasi yang selalu dibarengi oleh fase orgasme.

Penyebab

Adanya gangguan pada saraf parasimpatis.
Ketidakseimbangan hormon
Gangguan prostat
Gangguan psikis
Pengaruh buku dan film yang mengandung pornografi serta lingkungan sekitar yang mendukung
Frekuensi masturbasi yang terlalu sering. Masturbasi yang terlalu sering akan menyebabkan perubahan kimiawi dalam tubuh. Perubahan kimia akan menstimulasi saraf parasimpatis yang akan menghasilkan hormone seks sehingga tubuh akan masuk kedalam mode stimulasi saraf simpatis, yaitu suatu mode dimana proses ejakulasi akan terjadi.
Faktor kelelahan yang sangat berat
Infeksi di bagian urethra,glans penis dan adanya phimosis (suatu keadaan dimana ujung preputium (ujung penis) mengalami penyempitan sehingga tidak dapat ditarik kebawah untuk membuka seluruh kepala penis,sehingga tidak dapat dibersihkan danmemicu infeksi saluran kemih)
Gejala

Semen menetes-netes. Dapat terjadi pada saat tidur, pada saat berpikiran tentang seks, pada saat mengedan sebelum dan sesudah buang air kecil dan pada saat sebelum berhubungan seksual.
Konstipasi
Sakit kepala
Depresi
Kurang konsentrasi
Nyeri punggung
Nafsu makan berkurang
Fungsi penglihatan menurun
Menjadi sering menyendiri
Terapi

Mengurangi frekuensi masturbasi
Perubahan gaya hidup : Olahraga kurang lebih 45 menit dalam sehari, pola makan yang teratur. Menghindari alcohol dan obat-obatan terlarang.
Mengosongkan kandung kemih (berkemih) sebelum tidur
Kami sarankan Anda melakukan konsultasi langsung ke dokter spesialis andrologi agar mendapatkan pengobatan optimal. Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

5 Makanan untuk Sperma Sehat
5 Tips Sperma Sehat
Kapan Harus Periksa Sperma?
Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar