Sukses

Penanganan Kanker Leher Rahim

30 Apr 2017, 18:05 WIB
Pria, 24 tahun.

Sore dok.. mama saya 1 bulan lalu di papsmear. Tanggal 15 april k3marin keluar hasil lab nya dengan diagnosa carsinoma squamosa. Dan disarankan untuk pemeriksaan histopatologi. Dan dokter rujuk ke RSUP sanglah. Tadi disanglah di biopsi dan baru akan keluar hasil labnya tanggal 8 Mei nanti. Yg ingin saya tanyakan apa itu carsinoma squamosa?? Dan untuk mengetahui positif tdk nya terkena kanker serviks tahapan apalagi setelah biopsi?? Seandainya masi stadium 1 A, bisakah di minta untuk segera dioperasi?? Makasi sebelumya atas jawabannya dok.

Terima kasih telah bertanya tentang penanganan kanker serviks menggunakan layanan tanya dokter Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Kanker leher rahim adalah kanker yang terjadi pada area leher rahim yaitu bagian rahim yang menghubungkan rahim bagian atas dengan vagina. Usia rata-rata kejadian kanker leher rahim adalah 52 tahun, dan distribusi kasus mencapai puncak 2 kali pada usia 35-39 tahun dan 60 – 64 tahun.

Operasi dan terapi radiasi adalah 2 modalitas utama di dalam penanganan kanker leher rahim invasif. Pada umumnya, operasi terbatas pada pasien dengan stadium I dan IIA, sementara radiasi dapat dilakukan pada semua stadium dari penyakit. Kemoterapi merupakan penanganan pada pasien dengan stadium IVB atau mereka dengan kanker yang rekuren (sering kambuh) yang tidak dapat dilakukan terapi radiasi maupun operasi. Masing-masing stadium memiliki pilihan terapi utama yang dilakukan.

Saat ini anda dalam stadium I penyakit tersebut, maka modalitas utama untuk terapinya adalah operasi. Sehingga seharusnya dapat segera mungkin dilakukan tindakan tersebut. Namun jika memang belum bisa terlaksana, sebaiknya jangan terlalu lama agar perjalanan kanker tidak semakin menyebar dan menambah derajat penyakit. Lamanya proses perburukan tentunya berbeda pada setiap orang. Untuk itu sebaiknya Anda tetap rutin melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar