Sukses

Bayi 10 Bulan Belum Bisa Merangkak dan Duduk Sendiri

30 Apr 2017, 13:22 WIB
Pria, 37 tahun.

Anak saya umur 10 bl kok belum bisa duduk dan merangkak?trus tubuhnya gak bs gemuk?

Terimakasih telah bertanya seputar Perkembangan Bayi menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter

Perkembangan setiap anak berbeda-beda. Perkembangan anak yang satu belum tentu sama dengan yang lainnya. Perkembangan ini juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan (stimulasi) dan kecukupan gizi. Faktor kematangan fisik anak juga berpengaruh, misalkan anak prematur perkembangannya cenderung lebih lambat dibandingkan dengan anak yang lahir cukup bulan.

Rata-rata bayi sudah dapat duduk tanpa disokong di usia 8 bulan hingga 10 menit dan dapat duduk sendiri di usia 9-10 bulan. Yang perlu Anda lakukan ialah terus melakukan stimulasi untuk anak Anda. Karena anak akan lebih mahir melakukan sesuatu jika diajari berulang kali. Bantu bayi agar bisa duduk sendiri. Mula-mula bayi didudukkan di kursi dengan sandaran agar tidak jatuh kebelakang. Ketika bayi dalam posisi duduk, beri mainan kecil ditangannya. Jika bayi belum bisa duduk tegak, pegang badan bayi. Jika bayi bisa duduk tegak, dudukkan bayi di lantai yang beralaskan selimut, tanpa sandaran atau penyangga.

Pada kasus bayi Anda, sebenarnya tidak ada masalah dalam perkembangan, hanya saja stimulasi dan lingkungan yang perlu disesuaikan agar bayi dapat melalui semua tahapan yang seharusnya pada waktunya.

Mengenai merangkak, tidak semua bayi melalui fase ini. Ada yang bisa duduk kemudian langsung berjalan. Tetapi berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang melalui fase merangkak pada waktu bayi memiliki kemampuan motorik dan perkembangan yang lebih baik secara keseluruhan.

Saat ini belum terlambat bagi anak Anda untuk berlatih merangkak. Anda dapat memulainya dengan meletakkan bayi di atas permukaan datar yang luas (lantai/karpet/tikar). Kemudian taruh sebuah mainan atau benda yang menarik bayi di luar jangkauannya agar ia mau merangkak ke arah benda tersebut. Lakukan ini sesering mungkin di kala bayi sedang aktif.

Selain melakukan stimulasi seperti di atas , Anda juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan dokter spesialis anak sehingga jika memang ditemukan adanya keterlambatan perkembangan dapat ditangani sejak dini.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar