Sukses

Mengatasi Nyeri Otot

30 Apr 2017, 09:54 WIB
Wanita, 35 tahun.

Bbrp bulan bulan kebelakang, dr mulai pundak sampe belikat sering sakit... apalagi kl sudah kumat itu terasa kaku di bagian blkg punggung... trs seperti ada rasa kesetrum kl angkat berat. Sempet periksa ke dktr, dktr bilang ada pelengketan otot. Setelah obat habis selalu kambuh lagi. Kira2 untuk pemeriksaan lebih lanjut, saya harus periksa ke bagian apa yaa?? thanks

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Nyeri bahu dapat disebabkan jaringan ikat di bahu antara tulang, spasme otot atau gangguan sendi.

Nyeri akibat tulang bahu dapat disebabkan karena trauma, kecelakaan ataupun infeksi. Gangguan pada sendi bahu dapat diakibatkan oleh inflamasi atau peradangan karena posisi yang menetap dalam jangka waktu yang lama, infeksi atau dislokasi (pergeseran sendi tulang). Sedangkan gangguan pada otot dapat ditanyai dengan nyeri otot bahu. Nyeri otot terjadi akibat beberapa hal, yaitu: digunakan berulang (repetitif) dalam waktu lama, digunakan dalam posisi yang salah dalam waktu lama, akibat getaran atau akibat penggunaan dengan kekuatan yang besar, misalnya mengangkat benda yang berat. Akibat adanya aktivitas yang tidak tepat tersebut menyebabkan terjadinya kerusakan otot yang secara mikroskopik tampak berupa robekan jaringan disertai adanya proses peradangan, dan karena penggunaan yang terus menerus maka tidak ada waktu bagi otot tersebut untuk memperbaiki diri (recovery). Nyeri otot tersebut bisa terjadi pada musisi yang menggunakan suatu instrumen (gitar, biola) dalam waktu lama, pada olah ragawan, dan juga pada pekerja kantor. Sama dengan nyeri otot yang timbul pasca olah raga, otot yang nyeri adalah otot yang banyak bekerja saat melakukan aktivitas, misalnya pada pekerja kantor yang banyak menggunakan komputer, sering nyeri pada bahu kanan karena otot bahu kanan selalu bekerja mempertahankan posisi lengan atas dan tangan untuk mengendalikan “mouse” komputer.

Sebelum menjawab pertanyaan Anda mengenai nyeri dada, izinkan kami mengajukan beberapa pertanyaan. Apakah Anda merokok? Apakah nyeri dada muncul hanya jika berubah posisi? Apakah sebelumnya Anda melakukan aktifitas fisik atau olahraga berat? Apakah ada riwayat cedera atau trauma? Apakah ada gejala batuk, nyeri saat menarik napas, sesak napas, nyeri ulu hati?

Nyeri dada tidak selalu disebabkan oleh jantung. Keluhan seperti yang Anda sebutkan dapat disebabkan oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. Bagaimana dengan nyeri dada yang Anda rasakan?

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan obat jantung yang diletakkan dibawah lidah (nitrogliserin sublingual). Bagaimana dengan Anda?

Nyeri karena masalah otot dan tulang: biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri akan membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.
Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.
Nyeri karena saluran pencernaan: biasanya karena maag/GERD. Gejala berupa rasa asam atau pahit di mulut dan nyeri ulu hati. Nyeri ini berkurang dengan pemberiaan obat lambung atau maag.
Nyeri dada karena masalah psikologis
Untuk memastikan sebaiknya periksakan ke dokter spesialis jantung untuk dilakukan pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar