Sukses

Solusi Kehamilan Ektopik

29 Apr 2017, 21:47 WIB
Pria, 23 tahun.

Sore dok..dok sya mau brtnya knapa ya stlh 8 bln oprasi khmlan ektopik sya blm hmil?apkah bisa hmil dgn satu sal tuba.karna sisa tuba sya tnggl yg sblh kiri dok.ap yg hrus sya lakukan?haid sya msih dtg tiap bln.tp agak maju mundur .mhn jwbn ny dok.

Terima kasih telah menggunakan tentang kehamilan ektopik menggunakan layanan tanya dokter dari Klikdokter

Pada kehamilan ektopik, telur yang sudah dibuahi berimplantasi dan tumbuh di tempat yang tidak semestinya. Kehamilan ektopik paling sering terjadi di daerah tuba falopi (98%), meskipun begitu kehamilan ektopik juga dapat terjadi di ovarium (indung telur), rongga abdomen (perut), atau serviks (leher rahim). Jika Anda sudah haid sebenarnya sistem reproduksi sudah kembali normal. Dalam tiga bulan sebenarnya sudah cukup aman untuk kembali hamil.

Kehamilan ektopik merupakan salah satu penyebab terbesar kematian ibu pada triwulan pertama dari kehamilan. Resiko kehamilan ektopik sangat besar karena kehamilan ini tidak bisa menjadi normal.

Bila telur tersebut tetap tumbuh dan besar di saluran tuba maka suatu saat tuba tersebut akan pecah dan dapat menyebabkan perdarahan yang sangat hebat dan mematikan. Apabila seseorang mengalami kehamilan ektopik maka kehamilan tersebut harus cepat diakhiri karena besarnya risiko yang ditanggungnya.

Kehamilan ektopik seringkali disebabkan oleh:

Merokok
Kehamilan ektopik sebelumnya
Riwayat infeksi di tuba falopi (salpingitis, PID : Pelvic Inflammatory Disease)
Riwayat operasi pada tuba falopi
Komplikasi dari pecahnya infeksi appendisitis (usus buntu)
Endometriosis
No. 2, 3 dan 4 dapat menyebabkan terciptanya jaringan parut pada saluran tuba falopi sehingga hasil pembuahan tidak dapat berpindah ke rongga rahim dan terjebak di sepanjang saluran.

Beberapa hal yang dapat menyebabkan peningkatan risiko kehamilan ektopik adalah:

Usia di atas 35 tahun.
Hubungan seksual dengan banyak partner.
Fertilisasi (pembuahan) berbantu.
Pada minggu-minggu awal, kehamilan ektopik memiliki tanda-tanda seperti kehamilan pada umumnya, yaitu terlambat haid, mual dan muntah, mudah lelah, dan perabaan keras pada payudara.

Tanda-tanda yang harus diperhatikan pada kehamilan ektopik adalah:

Nyeri hebat pada perut bagian bawah, nyeri tersebut dapat terasa tajam awalnya kemudian perlahan-lahan menyebar ke seluruh perut. Nyeri bertambah hebat bila bergerak
Perdarahan vagina (bervariasi, dapat berupa bercak atau banyak seperti menstruasi tetapi bukan menstruasi)
Apabila seorang wanita dengan kehamilan ektopik mengalami gejala diatas, maka dikatakan bahwa wanita tersebut mengalami Kehamilan Ektopik Terganggu. Apabila anda merasa hamil dan mengalami gejala-gejala seperti ini maka segera temui dokter anda. Hal ini sangat penting karena kehamilan ektopik dapat mengancam nyawa apabila ruptur (pecah) dan menyebabkan perdarahan di dalam.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

0 Komentar

Belum ada komentar