Sukses

Diare Anak

29 Apr 2017, 10:59 WIB
Wanita, 1 tahun.

Pagi dok,anak saya usia nya 16bulan berjenis kelamin perempuan,sudah 5hari diare disertai lendir dan berwarna kuning,dan tadi subuh sampai malam durasi diare nya bisa 3/4jam dan mengeluarkan BAB berwarna hijau disertai kemerahan dan kehijauan. dan disertai demam. saya sudah berikan obat Panadol anak setelah minum memang panas nya turun tetapi jika efek obat nya sudha hilang akan panas lagi, Pertanyaan sya,apakah berbahaya /wajar mengeluarkan BAB seperti yg sy jelaskan diatas? Dan apa yg harua sy lakukan dirumah untuk mengatasi nya? Adakah obat yg bisa saya tambahkan selain obat penurun panas? Terima kasihhhh

Terima kasih telah bertanya mengenai diare anak melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi BAB >3 kali/hari disertai perubahan konsistensi tinja (menjadi cair/lembek), dengan/tanpa darah dan/atau lendir.

Ada banyak yang dapat menyebabkan mencret pada anak. Beberapa penyebabnya adalah infeksi virus dan bakteri (kuman). Namun pada anak-anak yang paling sering menyebabkan diare adalah infeksi virus, seperti rotavirus. Yang ditandai dengan diare yang sangat banyak bisa melebihi 10 - 15 x sehari, dan berisi air ditandai juga dengan demam.

Diare pada anak perlu diwaspadai karena tubuh anak yang sebagian besar terdiri atas cairan (80%) sehingga akan mudah sekali menjadi dehidrasi (kekurangan cairan) akibat diare. Yang diperlukan adalah mengawasi jumlah cairan di dalam tubuh anak. Setiap kali anak BAB atau muntah maka berikan asupan cairan oralit kepada anak.

Bila anak masih dapat minum maka dapat diberikan cairan seperti oralit yang anda bisa dapatkan di apotik manapun. Obat lain yang digunakan untuk mengatasi diare pada anak menurut WHO adalah zink. Dosis zink disesuaikan dengan usia.

Indikator paling mudah untuk melihat anak kekurangan cairan atau tidak adalah melihat BAK anak. Perhatikan BAK anak, kalau sudah mulai berkurang dan berwarna pekat, merupakan tanda anak kekurangan cairan. Jika anak sudah lemas dan tidak dapat minum maka perlu dilakukan penambahan cairan dan elektrolit melalui infus. Tanda lainnya adalah tidak adanya air mata sewaktu anak menangis dan anak menjadi lemas. Apabila sudah ada tanda-tanda kekurangan cairan, segera bawa anak ke dokter atau UGD/Emergency.

Kami sarankan apabila diare sudah semakin banyak dan anak sulit makan atau minum serta tidak ada perbaikan segera bawalah ke dokter. Perlu diingat pengobatan diare untuk anak sangat berbeda dengan orang dewasa, obat diare untuk orang dewasa tidak boleh digunakan untuk anak-anak. Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai diare anak . Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar