Sukses

Keputihan

29 Apr 2017, 10:57 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok nama saya Nn.S mau tanya saya sudah 1 minggu habis selesai haid mengalami keputihan,warna putih seperti susu suka gatel dibagian vagina terus bagian luar vagina juga,kadang gatel kadang hilang kalau saya bersihin pake air hangat apalgi sehabis pake celana ketat itu rasanya gatel sekali di bagian vagina trus keputihan keluar bnyak warna putih susu tapi tidak bau dok,saya juga sudah minum obat metronidazol,fluconazol dan saya juga pernah minum antibiotik jga amoxcilin,ciprofoxcacin apakah itu pengaruh antibiotik atau apa dok,terus keputihan yang saya alami itu bermasalah atau masih normal dok? Terus saya harus bagaimana penanganan sementara dok kalau gatelnya timbul lagi? Terimakasih dok

Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih telah bertanya mengenai keputihan melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

Kepuithan abnormal sering kali dikeluhkan para wanita. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit / jamur / bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.
  • Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. Kami tidak menyarankan penggunaan antibiotik tanpa konsultasi dokter karena membahayakan.

Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan lebih lanjut. Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai keputihan . Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar