Sukses

Penyebab Muntah dan Ngorok Pada Bayi

28 Apr 2017, 12:23 WIB
Pria, 27 tahun.

Pagi dok. Anak sy sekarang usia 2 bulan . Semenjak lahir minum susu formula, d karenakan ASI tidak keluar post SC, dan anak sy sudah terlanjur bingung puting, di ksih susu lactogen , anak saya klw sdh minum susu pasti muntah walaupun sudah di sendawa kan, muntahnya itu banyak , dan klw tdur anak sy ngorok dan suka menelan ludah , terdengar seperti banyak cairan d tenggorokan nya, yg saya tanyakan ? Apakah penyebab muntah2 yg banyak?, Apakah susu yg menyebabkan air liur yg terdengar banyak d tenggorokan? Dan saya ingin ganti susu formula apa yg cocok untuk anak sy? Terimakasih

Terima kasih telah mengunakan fitur Tanya Dokter. 

Kami memahami kekhawatiran Anda. 

Muntah

Muntah adalah merupakan suatu proses yang kompleks, dimana makanan dikeluarkan secara paksa dari dalam lambung. Muntah pada bayi yang baru lahir sering disebabkan oleh :

  • Penyakit metabolisme bawaan
  • Alergi makanan, sering akibat alergi susu sapi terutama pada bayi yang tidak dapat ASI.
  • Kelainan anatomi saluran cerna, seperti stenosis pylorus dapat terjadi pada usia 2-8 minggu. Stenosis pylorus merupakan suatu penebalan otot yang menyempitkan mulut lambung, sehingga bisa menyebabkan bayi anda muntah kuat secara berulang.
  • Gumoh adalah hal yang biasa terjadi pada bayi. Hal ini tidak perlu dicemaskan jika bayi tetap tampak sehat. Pada gumoh, biasanya bayi hanya mengeluarkan / memuntahkan kembali sedikit susu yang dikonsumsinya. Untuk itu Ibu perlu membantu bayi untuk bisa bersendawa dengan benar untuk mengurangi gumoh.

Ngorok Saat Tidur 

Pada saat tidur, bunyi "grok" yang berasal dari saluran nafas bayi dapat menunjukkan adanya cairan atau lendir pada paru-paru bayi. Paru-paru memang juga menghasilkan lendir. Bunyi muncul karena produksi lendir meningkat padahal belum bisa mengeluarkannya sendiri, karena refleks batuknya belum bekerja dengan baik. Produksi lendir yang meningkat pada umumnya dialami oleh bayi yang memiliki bakat alergi dimana produksi meningkat karena terpapar oleh alergen.

Pemilihan Susu Formula

Untuk memilih susu formula, yang Anda harus perhatikan adalah mencari susu formula yang memiliki kandungan gizi mirip dengan ASI. Hal yang dapat Anda lakukan adalah mencermati label kandungan nutrisi yang terdapat pada kemasan susu formula. Pastikan harga yang tertera memang sesuai dengan nilai nutrisi yang dimiliki produk yang ada.

Secara garis besar, terdapat beberapa jenis susu formula yaitu:

Susu formula sapi,
susu formula soya/isolat protein kedelai,
susu protein hidrolisat (ada yang partial, ada yang ekstensif, susu asam amino),
susu formula bebas laktosa, dan
susu formula spesial untuk bayi prematur atau bayi dengan kondisi spesial.
Susu Formula Sapi

Susu formula sapi adalah susu formula paling banyak tersedia saat ini. Bahan utama susu formula jenis ini adalah protein susu sapi yang gampang dicerna oleh bayi. Selain protein, susu formula sapi juga mengandung karbohidrat dan lemak susu sapi untuk mencukupi kebutuhan gizi buah hati.

Susu Formula Soya

Sedangkan susu formula bebas laktosa dan susu formula soya adalah susu formula yang dikhususkan untuk bayi yang memiliki intoleransi laktosa yaitu kondisi di mana bayi tidak mampu mencerna laktosa (gula alami dalam susu sapi).

Susu Formula Bebas Laktosa

Pada susu formula bebas laktosa, laktosanya telah diganti dengan jenis laktosa lain yang tidak berisiko meningkatkan intoleransi laktosa, sementara susu formula soya terbuat dari protein nabati yang mengandung sukrosa dan glukosa.

Kesimpulannya, penyebab ngorok pada anak Anda perlu dipastikan penyebabnya, sehingga sebaiknya Anda membawa si kecil ke dokter spesialis anak (Sp.A), sehingga dapat dilakukan pemeriksaan yang lengkap. Sekaligus Anda dapat berkonsultasi mengenai pemilihan susu formula yang tepat untuk anak Anda. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA) 

Salam, 

Tim Redaksi Klikdokter.

0 Komentar

Belum ada komentar