Sukses

Anak BAB Mengedan

24 Apr 2017, 16:26 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok anak saya kalo lagi poop (buang air besar) dia suka mengejan. Sampai bernafas seperti asma. Bahkan sampai menangis. Apa itu memang asma dok? Itu wktu umur bayi sy dri 2blan smpai 3blanan. Skrang sdh 4blan sdh tdk sprti itu. Tp apakh tetap bhaya dok? Dan anak sy klo batuk juga sprti itu pas umur2 sgitu. Batuk sekali. Tarik nafasny smpai 4-5 perdetik bhkan berbunyi kya asma dok. Smpai skrang kdang msih. Kdang normal dok Apa itu brbahaya?

Terima kasih telah bertanya mengenai anak BAB mengedan melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

BAB pada anak memang bergantung pada asupan makanan yang diberikan. Jika memang asupannya sedikit maka BABnya juga menjadi jarang dan jika telah mengkonsumsi susu formula maka akan mempengaruhi frekuensi BAB anak. Bayi yang disusui ASI memiliki tinja yang lebih lunak, sehingga gerakan usus menjadi lebih mudah, dan memiliki kadar hormon tertentu lebih tinggi sehingga ada peningkatan gerakan usus. Sedangkan susu formula lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB.

Bila BAB anak terus menerus keras, maka dapat terjadi gesekan pada saluran cerna anak dan menyebabkan keluar darah pada saat BAB. Hal ini tidak dapat dibiarkan saja.

Jika anak Anda diberikan susu formula, Anda dapat menyiasatinya dengan memberikan susu formula yang lebih encer (tidak terlalu kental) agar lebih mudah dicerna, dan pastikan agar bayi Anda tidak kurang minum. Cobalah variasi beberapa formula yang encer untuk memantau kondisi buang air besar bayi Anda.

Asma adalah penyakit inflamasi (peradangan) saluran pernapasan bawah. Asma sangat terkait dengan alergi, dan alergi dapat memperparah asma. Peradangan saluran pernapasan pada asma dapat selalu terjadi namun asma dapat dipicu oleh beberapa faktor diantaranya :

Allergen asma seperti serbuk sari (bunga), hewan (kucing, anjing), dan tungau debu rumah
Iritan asma yang umum diantaranya udara dingin, asap rokok, asap sisa pembakaran bahan kimia

Identifikasikanlah pemicu asma anak Anda, sehingga Anda dapat menghindarkan anak dari pemicu tersebut, agar asmanya tidak kambuh kembali.

Gaya hidup yang akan memperbaiki gejala asma :

Hindarkan anak dari paparan asap rokok, baik dalam keluarga, rumah, sekolah, dll
Mengetahui dan menghindari pemicu asma

Lima langkah untuk mengontrol asma :

Mintalah dokter untuk menyiapkan penanganan asma anak Anda secara tertulis
Gunakan obat sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter
Waspadalah terhadap faktor-faktor yang membuat asma anak Anda memburuk
Belajarlah untuk mengenali kapan gejala asma anak Anda memburuk dan catatlah waktu-waktu tersebut
Ketahuilah hal-hal yang akan dilakukan jika asma anak Anda memburuk atau jika anak Anda mendapat serangan asma

Hal yang harus dilakukan saat terjadi serangan asma :

Segera gunakan obat pereda/pelega dalam dosis yang biasa anak Anda gunakan
Cobalah untuk tetap tenang dan tetap relaks, sebisa mungkin sesuaikan dengan ritme pernapasan. Duduklah, jangan berbaring, letakkan tangan anak Anda di lutut untuk membantu tetap tegak, dan cobalah untuk memperlambat pernapasan anak Anda, karena hal ini bisa mengurangi kelelahan yang akan dialami
Tunggulah 5-10 menit
Jika gejala menghilang, anak bisa kembali melanjutkan aktivitas yang sedang dilakukan
Jika penggunaan obat pereda tidak menghasilkan efek, hubungi dokter atau ambulans atau segera bawa anak ke instalasi gawat darurat (IGD)
Tetap gunakan inhaler obat pereda (reliever) setiap beberapa menit sampai bantuan datang

Jika khawatir asma, sebaiknya anak diperiksa langsung. Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai anak BAB mengedan . Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar