Sukses

Penanganan Priapismus

27 Apr 2017, 15:09 WIB
Pria, 19 tahun.

Permisi dok akhir2 ini sy kalau tidur siang/malam secara berbaring kiri/kanan knp bisa mmbuat sy ereksi ya ? Sy juga ereksi jdi gampangan , tapi akan kendur kembali jika sy tekankan utk tdk ereksi , apakah gara2 onani yg sy lakukan dulu ? apakah sy terkena priapisme ? Apakah hanya pemikiran sy yg berlebih akibat baca priapisme ?

Terima kasih telah bertanya tentang priapismus menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Priapismus terjadi ketika darah yang mengisi penis untuk membuatnya ereksi tidak dapat mengalir keluar lagi. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri yang hebat. Ereksi yang berkelanjutan ini juga dapat merusak penis dan justru menyebabkan masalah disfungsi ereksi yang bersifat permanen. Karena itu, priapismus harus ditangani segera.

Penyebab priapismus sering tidak diketahui. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi antara lain kerusakan saraf atau efek samping obat-obatan tertentu seperti obat untuk menangani impotensi (misalnya sildenafil atau Viagra®). Kondisi lain yang juga dapat mempengaruhi adalah penyakit yang melibatkan darah seperti anemia sickle-cell atau leukemia, atau karena cedera pada penis atau daerah genitalia. Alkohol dan obat-obatan terlarang tertentu juga dapat menyebabkan priapismus.

Gejala dan tanda dari priapismus mudah dikenali, yakni penis terus menerus ereksi dalam jangka waktu yang tidak normalnya seseorang.

Penanganan yang dilakukan meliputi: 

1. Lakukan aktivitas seperti jogging atau mengendari sepeda.
2. Mandi dengan air hangat.
3. Buang air kecil.
4. Gunakan obat anti nyeri untuk mengurangi nyeri yang disebabkan oleh priapismus. Jika langkah-langkah di atas tidak membantu dan Anda sudah mengalami ereksi selama lebih dari 4 jam, segera datangi instalasi gawat darurat terdekat.

Terapi awal untuk priapismus adalah mengeluarkan darah dari penis (aspirasi) dengan jarum suntik. Bila tidak berhasil, dokter dapat menyuntikkan obat ke penis yang bekerja dengan menekan pembuluh darah pada penis sehingga darah dapat dialirkan keluar. Kondisi lain yang mendasari terjadi priapismu juga perlu diatasi. Operasi mungkin diperlukan untuk mencegah kerusakan permanen.

Demikian penjelasan tentang priapismus yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat. Salam.

0 Komentar

Belum ada komentar