Sukses

Tetrazoospermia Mempengaruhi Keguguran?

27 Apr 2017, 14:12 WIB
Pria, 34 tahun.

Saya selalu menggunakan Cialis setiap kali akan berhubungan intim, apakah hal tersebut mempengaruhi kualitas sperma dok? apakah sperma jadi tidak bisa membuahi sel telur ? kebetulan istri saya kemarin keguguran sudah 2x dan saya melakukan cek sperma hasilnya tetrazoospermia, apakah ini ada hubungannya dok ? terima kasih.

Terimakasih telah bertanya seputar sperma dan keguguran menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter

Sebelumnya kami mengerti kekhawatiran yang Anda dan Istri rasakan. Ada beberapa hal yang ingin kami tanyakan:

Apakah anda memiliki kelainan ereksi atau prostat sehingga menggunakan Cialis?

Sudah berapa lama anda mengonsumsi Cialis? Apakah anda sudah konsultasi dengan dokter sebelumnya?

Apakah anda mengetahui penyebab keguguran dari istri anda? Apakah sudah ada pemeriksaan ke dokter kandungan sebelumnya?

 

Kami menjelaskan beberapa penyebab keguguran

Keguguran pada beberapa kasus dapat disebabkan oleh :

1. Kelainan pertumbuhan janin akibat: kelainan kromosom, lingkungan kurang sempurna (lingkungan rahim tidak memberikan nutrisi cukup untuk si janin), pengaruh dari luar (obat-obatan, alkohol, virus, radiasi)
2. Kelainan plasenta: kelainan pada pembuluh darah ari-ari, biasanya disebabkan oleh hipertensi menahun pada ibu
3. Penyakit ibu: infeksi paru-paru, tifoid, infeksi saluran kemih, malaria, anemia berat, TORCH, penyakit tiroid, diabetes, anti phospholipid sindrom.
4. Kelainan pada organ kehamilan misalnya mulut rahim yang tidak kuat, kelainan pada dinding rahim, mioma uteri.
5. Kelainan hormonal
6. Dapat juga disebabkan oleh faktor emosional/stres
7. Trauma/cedera pada kehamilan

Secara medik baru dianggap bermasalah jika keguguran terjadi berulang (habitualis), yaitu keguguran yang terjadi 3 kali atau lebih. 

Teratozoospermia dalam dunia medis digunakan untuk menandakan adanya gangguan infertilitas atau kesuburan akibat dari abnormallitas bentuk sperma. Bila terlalu banyak bentuk sperma yang abnormal maka terjadilah kondisi gangguan kesuburan. Bentuk sperma yang abnormal tidak dapat membuahi sel telur karena fungsinya yang tidak sempurna.

Kondisi gangguan kesuburan pada pria lebih banyak faktor penyebabnya dibandingkan dengan wanita. Permasalahannya adalah terapi medis untuk teratozoospermia sebagian besar tidak berhasil dengan baik karena terlalu banyak faktor eksternal. Belum ada sampai saat ini terapi yang cukup efektif guna memperbaiki bentuk sperma atau meningkatkan jumlah sperma dengan morfologi normal.

Gangguan pada jumlah sperma dan kualitas sperma dapat terjadi akibat:

1.Kelelahan
2. Tidur yang kurang
3. Kegemukan
4. Kebiasaan merokok dan minum minuman keras
5. Faktor psikologi : stress berkepanjangan, panik, depresi
6. Faktor lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
7. Suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis
8. Ketidakseimbangan hormon testosteron
9.Varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)

10. Infeksi saluran reproduksi

11. Kelainan kromosom

Bagi mereka dengan kondisi teratozoospermia terutama yang parah, maka pada umumnya pasangan dianjurkan untuk melalukan ICSI (Intra Cytoplasmic Sperm Injection) dimana metode ini akan mempertemukan 1 sel telur dan 1 sel sperma untuk menjadi embrio. Embrio yang sudah terbentuk dapat dimasukkan ke dalam rahim sehingga terjadilah kehamilan. Program ini disebut juga dengan nama program bayi tabung.
Metode ini sudah terbukti cukup efektif untuk terapi infertilisasi karena gangguan dari spermatozoa. Kami sarankan agar Anda mengunjungi dokter spesialis Andrologi untuk penanganan lebih lanjut.

 

Menurut beberapa penelitian, terdapat korelasi positif antara kelainan morfologi sperma pada laki-laki dengan kejadian keguguran pada wanita. Sehingga dalam kasus anda, kami menyarankan agar anda memeriksakan diri dan berkonsultasi mengenai kesuburan dan obat-obatan ke spesialis Andrologi, dan spesialis kandungan apabila anda tertarik untuk melakukan program hamil ataupun program bayi tabung. 

Demikian jawaban yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar