Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Orgasme Pada Wanita

27 Apr 2017, 13:48 WIB
Wanita, 18 tahun.

Dok saya mau tanya saya kalau berhub intim tdk pernah alami orgasme.. tapi anehnya klo saya masturbasi, saya merasakan Tubuh bergetar,rasa ngilu di area kelamin, mata sayu, layaknya seperti orgasm tetapi tdk keluar cairan.. Kenapa ya dok.mohon penjelasannya secepatnya

Terimakasih telah bertanya seputar Orgasme Wanita menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter

Orgasme pada wanita memang cenderung lebih sulit dibandingkan dengan pria. Seorang wanita harus mendapatkan rangsangan yang adekuat terlebih dahulu sebelum dapat merasakan orgasme. Karena itulah dibutuhkan foreplay atau pemanasan untuk meningkatkan gairah wanita. Pastikan pasangan Anda telah melakukan cukup foreplay kepada Anda sebelum akhirnya melakukan penetrasi. Layaknya gunung, kenaikan libido pada wanita meningkat secara perlahan dan pasti, namun setelah mencapai puncak, seorang wanita dapat bertahan cukup lama atau dapat merasakan orgasme berulang.

Organ seksual wanita dalam mencapai orgasme terdapat pada klitoris dan vagina. Akan tetapi orgasme vaginal (melalui penetrasi atau rangsangan jari) lebih sulit dicapai dibandingkan orgasme klitoris. Kepuasan seksual seorang wanita bukan terletak pada ukuran penis pasangannya, akan tetapi lebih kepada teknik yang diterapkan. Bahkan meskipun G-spot seorang wanita terdapat pada 1/3 depan vagina, atau sekitar 5 cm dari mulut vagina, hanya sekitar 15-30% wanita yang mendapatkan orgasme vaginal.

Cara paling mudah agar Anda dapat mencapai orgasme lebih cepat adalah melalui orgasme klitoris. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan foreplay adekuat hingga Anda benar-benar terangsang, dilanjutkan dengan perangsangan klitoris baik menggunakan tangan, kemaluan, maupun oral.

Pada wanita, organ seksual yang dapat menimbulkan rangsangan berada pada bagian leher, payudara, paha bagian dalam, titik G-spot pada vagina, dan klitoris. Rangsangan terbesar organ seksual yang dapat menyebabkan orgasme adalah titik G-spot dan klitoris. 

Pada saat terangsang seorang wanita akan mengeluarkan cairan vagina yang banyak yang juga berguna sebagai pelumas saat penetrasi agar vagina tidak lecet saat berhubungan. Namun wanita tidak seperti pria yang mengeluarkan mani dengan sangat jelas. Pada saat terangsang atau orgasme, cairan yang keluar memang ada namun tidak sampai terlihat mengalir banyak dari vagina, seperti layaknya cairan ejakulasi pada pria. Fisiknya sama seperti cairan vagina, bening, kental, agak lengket namun dalam jumlah yang tidak banyak.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar