Sukses

Amandel Pada Anak

26 Apr 2017, 14:30 WIB
Pria, 4 tahun.

Dok anak sy demam tinggi disertai pilek dan sakit nelen lalu sy bw kedokter ternyata amandelnya meradang,dikasihlah obat demam batuk pilek,obat nyeri,antibiotik+radang,alhamdulillah skrng panas sudah tidak ada tp msih sdikit sakit saat nelen dan agak sedikit pilek,,,pertanyaannya apakah harus diteruskan anti biotiknya,soalnya kt dokter anti biotiknya hrus smpe habis,tp skrng anak saya buang air besarnya mencret dok.terimakasih dok..mnta nasehatnya

Terimakasih telah bertanya seputar Amandel Pada Anak menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Sebelumnya kami akan menanyakan beberapa hal pada anda:

Sudah berapa lama anak anda mengalami batuk pilek?

Jenis antibiotik apakah yang diberikan pada anak anda?

Adakah alergi terhadap obat-obatan tertentu?

Sebelumnya akan kami jelaskan seputar radang amandel pada anak. Amandel adalah nama lain dari tonsil. Tonsil merupakan jaringan limfatik yang terletak pada kedua sisi tenggorok, diatas dan di belakang lidah. Jika terdapat infeksi di dalam tubuh,khususnya pada daerah mulut, maka tonsil yang merupakan bagian dari sistem imun akan membantu memerangi dengan bekerja lebih keras sehingga dapat terjadi pembesaran maupun peradangan tonsil yang disebut dengan tonsillitis.

Radang tenggorokan merupakan istilah umum dari keadaan peradangan atau infeksi di sekitar tenggorokan (Faringitis). Lokasi sekitar tenggorokan meliputi rongga mulut bagian belakang, tonsil (amandel), bagian belakang tonsil atau laring, dan sekitarnya. Penyebab tersering radang/ infeksi tenggorokan adalah virus, dan dalam frekuensi yang lebih sedikit bisa juga bakteri atau jamur.

Infeksi tenggorokan ditularkan melalui percikan renik (droplet) saat penderita berbicara, bersin, batuk atau mencium anak. Percikan renik tersebut mengandung kuman yang dapat menyebabkan Penyakit yang sama pada bayi/anak. Secara umum, tubuh akan bereaksi melawan kuman yang masuk serta menimbulkan efek demam dan hidung tersumbat/ hidung berair (akibat sekret yang dihasilkan untuk melawan kuman yang masuk). Pada beberapa keadaan dapat terjadi gejala batuk bila sekret atau reaksi peradangan terjadi di tempat-tempat reseptor batuk. Reaksi peradangan juga akan menyebabkan warna selaput lendir tenggorokan menjadi lebih merah dan bengkak sehingga terasa nyeri saat menelan. Kondisi dehidrasi akan membuat lendir yang terdapat di saluran napas bertambah pekat/kental dan mengakibatkan batuk yang Anda alami menjadi lebih hebat. Karena itu, tambahan asupan cairan amat dianjurkan di saat anak mengalami radang tenggorokan.

Asupan nutrisi yang optimal juga dapat mempersingkat masa sakit anak. Minuman yang terlalu dingin dapat memperberat gejala pada beberapa kasus. Gorengan asalkan tidak terlalu berminyak boleh-boleh saja dikonsumsi. Karena disebabkan virus dan dapat sembuh dengan sendirinya, terapi bagi radang tenggorokan umumnya dilakukan secara suportif (mengurangi gejala-gejala yang ada), seperti penurun panas, pelega saluran napas, pengencer dahak, serta asupan cairan dan nutrisi yang optimal.

Pemberian antibiotik akan dievaluasi lebih lanjut karena umumnya infeksi tenggorokan disebabkan virus. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan sebenarnya merupakan kiat menjaga kesehatan secara umum. Yang utama adalah menjaga asupan nutrisi yang optimal (sehingga daya tahan tubuh menjadi lebih kuat), memelihara higiene dan sanitasi yang baik, menghindar dari sumber penularan (dapat dengan mengenakan masker).

Antibiotik yang diberikan kami anjurkan untuk dihabiskan karena bila dihentikan sebelum selesai, maka anak anda dapat mengalami resistensi obat terhadap antibiotik tersebut. Terkait dengan diare, sebelumnya apakah berhubungan dengan obat-obatan atau memang ada makanan lain yang berpotensi menyebabkan diare tersebut? Ada beberapa jenis antibiotik yang mempunyai efek samping terhadap salauran cerna. Sayangnya kami tidak memiliki informasi terkait dengan jenis antibiotiknya tersebut.

Yang paling terpenting dari diare adalah menjaga kecukupan asupan cairan dari anak anda.

Bila keluhan tidak membaik atau diare bertambah parah, ada baiknya anda kembali ke dokter untuk pemeriksaan dan tatalaksana lanjutan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar