Sukses

Penanganan Infeksi HIV AIDS

25 Apr 2017, 21:41 WIB
Pria, 21 tahun.

Dokter, saya ingin bertanya, saya sudah melakukan test dengan metode rapid, setelah 3 bulan prilaku berisiko, dan hasilnya Non Reaktive. kemudian tiga bulan kemudian saya test lagi menggunakan metode rapid dan hasilnya Non Reaktive juga. pertanyaanya saya, apakah saya sudah dapat dinyatakan negative dari HIV ? apakah saya perlu memerikasakan diri kembali ? butuh berapa lama orang dinyatakan bersih atau clear dari virus tersebut ? soalnya saya banyak membaca yang meragukan tentang metode ini. jawaban dokter sangat saya tunggu serta saranya. Terimakasih

Terima kasih karena Anda telah bertanya tentang HIV menggunakan fasilitas tanya dokter dari KlikDokter.com

Ijinkan kami jelaskan sedikit mengenai HIV & AIDS. Beberapa cara penularan HIV adalah melalui darah, melalui cairan mani/vagina, dan dari Ibu ke Anak. Bila tidak ada kontak dengan darah (misalnya pertemuan luka dengan luka) dan tidak ada pertukaran cairan vagina/mani maka kecil resiko untuk tertularnya HIV.

Bila Anda terkena cairan vagina penderita HIV maka ada resiko tetular, namun masih faktor resiko, kalau ingin pasti dalam waktu 3 bulan Anda dapat melakukan pemeriksaan HIV. Atau bila memang Anda pasti kontak dengan penderita HIV kami sarankan coba lakukan pengobatan profilaxis infeksi HIV yaitu pemberian obat anti-HIV selama 1 bulan. Sebelumnya coba lakukan konsultasi ke dokter penyakit dalam terlebih dahulu.

Untuk mendeteksi HIV Anda dapat melakukan tes darah dengan cara mendeteksi adanya antibodi HIV di dalam sample darahnya. Tes darah yang dilakukan adalah Tes ELISA dan Western Bolt. Antibodi HIV biasanya dapat dideteksi sekitar 3-8 minggu setelah terinfeksi. Masa ini disebut periode jendela (window period). Dalam masa seperti ini, bisa saja seseorang mendapatkan hasil tes negatif karena antibodinya belum terbentuk sehingga belum dapat dideteksi , tapi jika iya memang mengidap HIV sudah bisa menularkan virus.

Infeksi HIV terdapat 3 tahap yang berbeda-beda dan sangat penting bagi kita semua untuk memahami tahap-tahap ini.

Tahap Pertama

Pada tahap pertama (infeksi akut atau serkonversi) biasanya terjadi 2 – 6 minggu setelah terinfeksi. Pada saat ini sistem imun tubuh berusaha melawan virus HIV. Gejala awal dari infeksi akut ini mirip dengan gejala infeksi virus lainnya seperti infeksi flu. Gejala awal ini hanya berlangsung 1 hingga 2 minggu lantas akan hilang dan virus akan masuk ke tahap berikutnya.

Gejala awal dari infeksi HIV adalah :

Nyeri kepala

Diare

Mual dan Muntah

Lelah

Nyeri otot

Nyeri menelan

Lesi merah pada tubuh yang biasanya tidak gatal dan biasanya muncul di bagian dada

Demam

Hubungi dokter segera bila Anda merasa telah terinfeksi oleh HIV oleh karena ada obat yang dapat mencegah perkembangan virus. Dimana obat ini dapat dikonsumsi beberapa jam hingga hari setelah terinfeksi.

Tahap Kedua

Setelah tahap serkonversi, sistem tubuh kita akan kalah dan gejala akan hilang. Infeksi HIV masuk ke tahap kedua, dimana pada tahap ini dapat tidak terjadi gejala apapun dalam waktu yang lama, tahap ini dinamakan periode asimtomatis. Pada tahap ini orang sering tidak mengetahui mereka terinfeksi HIV dan dapat menyebarkan ke orang lain. Periode ini dapat bertahan hingga 10 tahun. Pada periode ini, virus perlahan-lahan akan membunuh sisitem sel darah putih kita yang dinamakan CD 4 T- cells dan merusak sistem imunitas.

Tahap Ketiga (Infeksi HIV dan AIDS)

AIDS merupakan suatu tahap HIV lanjut. Pada tahap ini CD 4 sudah berada dibawah angka 200 dan orang akan didiagnosa dengan AIDS. Beberapa penyakit yang dapat muncul adalah Kaposi sarcoma dan pneumocystis pneumonia. Pada tahap ini orang harus mengkonsumsi obat anti HIV/AIDS.

Beberapa orang tidak menyadari mereka terinfeksi HIV, dan biasanya akan mulai memeriksakan diri ketika muncul gejala dalam hal ini kondisi fisik akan terasa menurun diantaranya:

Lelah setiap saat

Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan

Demam > 10 hari

Keringat malam

Berat badan menurun drastis

Bintik ungu di tubuh yang sulit hilang

Sulit bernafas

Diare yang berkepanjangan

Infeksi jamur di mulut, tenggorokan, atau vagina

Mudah berdarah atau memar

 

Gejala yang Anda alami belum tentu merupakan gejala terinfeksi HIV. Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan secara sistematis dan terarah seperti pemeriksaan fisik dan pemeriksaan darah, sehingga Anda tidak lagi khawatir akan kondisi yang Anda alami.

Kami sertakan artikel yang dapat Anda baca :

AIDS

Inilah 3 Gejala Awal HIV/AIDS

3 Gejala dari Penyakit Menular Seks

Penyebaran AIDS di Indonesia

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar