Sukses

Anyang-anyangan, Pertanda Apa?

24 Apr 2017, 20:56 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok tanggal 11 maret lalu saya mengalami anyang-anyangan sehari karna waktu itu saya nahan (pipis) kurang lebih 3jam saya berfikir ini anyang-anyangan biasa tapi ternyata sampai sekarang (19 april) saya masih anyang-anyangan jadi saya mengalami anyang-anyangan kurang lebih satu bulan saya sudah minum obat urotracin tapi belum sembuh2 kira2 ini gejala apa? Dan bagaimana cara mengatasinya? Terimakasih

Terima kasih telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan anyang-anyangan

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kemungkinan besar Anda menderita infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), buang air kecil nyeri, BAK sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), nyeri dibagian perut bawah, bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing.

Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular. ISK disebabkan oleh beberapa jenis kuman penyakit, dan beberapa diantaranya dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;
1. ISK bagian atas: gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.
2. ISK bagian bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Namun, infeksi saluran kemih juga dapat timbul tanpa gejala dan baru terdeteksi dari hasil urinalisis. Hasil ini pun tergantung cara penampungan sampel urin. Untuk memastikan masih adanya infeksi saluran kemih, dapat dilakukan pemeriksaan kultur urin.

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK.

Anda sudah mengkonsumsi obat untuk mengatasi infeksi saluran kencing, namun gejala masih berlanjut. Sebaiknya Anda berkunjung ke dokter penyakit dalam atau dokter ahli urologi untuk diperiksa lebih lanjut dan mendapat antibiotik yang tepat.

Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan tentang anyang-anyangan. Semoga membantu.

 

0 Komentar

Belum ada komentar