Sukses

Perdarahan Setelah Hubungan Seks

24 Apr 2017, 20:56 WIB
Wanita, 27 tahun.

Hallo dokter Saya mau nanya nih... Z baru menikah 2tahun lebih..dulu z sempat punya anak tp meninggal krn lahir prematur 6 bulan 2 Minggu. Sdh hampir setahun tp kok z tdk ada tanda-tanda kehamilan...dan parahnya lagi tiba-tiba bulan ini saya mengalami haid selama hampir 3 Minggu dimana 2minggu haid z yg keluar hanya sedikit sekali mungkin hanya setetes dua tetes..kemudian berhenti selama 2 hari...karena kami pikir sdh bersih z & suami saya melakukan hubungan seksual tp 3 jam sesudah itu vagina z mengeluarkan darah yg haid yg normal seperti bulan2 sebelumnya. Ini tanda-tanda sakit apa yah dok ? & Cara menanganinya seperti apa ? Mohon bantuannya... Terima kasih

Terima kasih Anda telah menggunakan fitur Tanya Dokter untuk menanyakan mengenai perdarahan setelah hubungan seks.

Bila keluhan darah keluar setelah berhubungan kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau postcoital bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan.

Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet. Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda dan istri tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual adalah :

1. Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil
2. Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak
3. Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)
4. Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan
5. Kanker leher rahim
6. Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun
7. Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Kami anjurkan Anda untuk ke dokter kandungan agar dapat diperiksa dengan detil untuk mengetahui penyebabnya.

Demikian penjelasan tentang mengenai perdarahan setelah hubungan seks.yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar