Sukses

Keputihan Berbau Amis saat Hamil

24 Apr 2017, 17:48 WIB
Pria, 24 tahun.

selamat siang.. saat ini sya sedang hamil 8 bulan 7 hari.. saya mengalami keputihan yang banyak sekali dan berbau amis.. saya menggunakan panty liners . namun malah iritasi... bagai mana cara mengatasinya ya? dan cara membuat keputihan tidak berlebin dan berbau amis? apakan itu wajar dok? terima kasih

Terimakasih telah bertanya seputar keputihan menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.


Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan Anda adalah keluar keputihan berbau amis. Sekilas izinkan kami menjelaskan mengenai keputihan.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Keputihan yang Anda alami adalah keputihan fisiologis yang tidak memerlukan pengobatan, yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Mengenai iritasi yang telah anda alami, coba kompres area iritasi dengan air hangat 3 kali sehari dan jaga agar ia senantiasa lembab, gunakan celana dalam yang bersih 3x sehari diganti dan jangan gunakan yang ujungnya berenda atau kasar, gunakan celana dalam berbahan lembut. Jika hal tersebut masih dirasa mengganggu, ada baiknya memeriksakan diri anda ke Dokter terdekat untuk diperiksa cairan vaginanya dan ditentukan penyebabnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar