Sukses

Solusi Alergi Susu Anak

24 Apr 2017, 07:16 WIB
Pria, 1 tahun.

Dokter, saat ini anak saya berusia 13 bulan. dia mengalami permasalahan BAB sejak. awalnya dengan pemberian susu formula XXXX dia mengalami susah BAB, ketika BAB dia seperti merasa gelisah, menangis karena BAB nya keras dan berwarna hijau. kejadian tersebut berangsur selama 6 atau 7 bulan. kemudian saya mengganti merk susu dengan produk lain, alhasil BAB nya terlalu lancar, bentuknya encer (seperti mencret) volume BAB 4 sampai 5 kali sehari. pernah juga BAB dengan disertai darah segar, kejadian tersebut terjadi selama 3 hari. dan berhenti setelah mengkonsumsi obat dari dokter. sekarang (sejak 2 hari yang lalu) BAB nya kembali encer, seperti mencret, disertai buang angin yang tidak seperti biasa. dan si anak tetap gelisah ketika akan dan sedang BAB. apakah kejadian ini tergolong alergi ? *note : sejak usia 0 - 13 bulan saya masih tetap memberikan susu formula (biasa) bukan soya maupun produk khusus untuk anak pendertia alergi. hanya mengganti produk saja.

Terimakasih Anda telah bertanya tentang alergi susu menggunakan layanan tanyadok dari Klikdokter.com

Salam saya untuk buah hati Anda. Anda tidak perlu khawatir selama bayi Anda tetap tampak sehat, berat badan tetap bertambah, perut tidak kembung dan bayi Anda tidak rewel. Perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi adalah wajar sebenarnya, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tentu saja, BAB tergantung dari asupan dan juga cara pembuatan susu formula.

Sebenarnya susu formula memang lebih sulit untuk dicerna, umumnya gerakan usus pada bayi-bayi ini lebih lambat sehingga mengakibatkan BAB lebih jarang, tinjanya lebih tebal. Selain itu jika frekuensi masuknya susu juga kurang, bayi cenderung lebih sulit BAB. Namun pada beberapa keadaan frekuensi BAB meningkat dan lebih lunak setelah minum susu formula adalah wajar terjadi asalkan BAB anak Anda tidak berupa air, berbau busuk, dan mengandung darah.

Selain itu keadaan anak Anda dapat disebabkan oleh intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa merupakan keadaan kurangnya enzim laktase yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna laktosa (gula susu) yang terkandung di dalam susu. Laktosa yang tidak terproses tersebut akan bertahan di dalam usus dan mengalami fermentasi, sehingga usus terasa tidak nyaman, termasuk sakit perut, kembung, sering buang angin dan diare. Bagaimana dengan anak Anda? Selain mempertimbangkan masalah intoleransi laktosa juga perlu diperhatikan faktor lain seperti pembuatan susu formula apakah terlalu pekat sebelumnya, juga perlu dipertimbangkan perkembangan usia yang memang disertai dengan perubahan frekuensi BAB.

Jika keluhan terus berlangsung, ada baiknya Anda berkonsultasi kepada dokter spesialis anak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Demikian informasi disampaikan, semoga bermanfaat.

Morinaga Alergi
Bab Cair

0 Komentar

Belum ada komentar