Sukses

Solusi Ngidam Selama Kehamilan

23 Apr 2017, 23:38 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok sya skrg hamil anak kedua, usia kandungan sya sdh 35 minggu tapi smpai skrg sya masih ngidam, setiap selesai makan nasi atau yg lain sya hrus konsumsi kopi 1 sendok tanpa gula dan tanpa diseduh air panas. Apa tdk apa2 dok buat janin klo konsumsi kopi ?

Terima kasih telah bertanya tentang ngidam kopi menggunakan layanan Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kopi mengandung kafein. Kafein ini dapat bermanfaat sebagai stimulan, sehingga meningkatkan detak jantung Anda. Apalagi dapat membuat Anda merasa gelisah dan menyebabkan insomnia. Kafein juga dapat berkontribusi pada heartburn (keadaan merasa panas pada bagian perut) dengan merangsang sekresi asam lambung. Efek ini akan lebih terasa ketika memasuki kehamilan trimester pertama karena kemampuan tubuh Anda untuk memecah kafein melambat, sehingga Anda berakhir dengan tingkat yang lebih tinggi dalam aliran darah Anda. Selama trimester kedua, dibutuhkan hampir dua kali lebih lama untuk membersihkan kafein dari tubuh Anda seperti ketika Anda tidak hamil.

Selama trimester ketiga, dibutuhkan hampir tiga kali lebih lama.Hal ini dapat mempengaruhi jumlah kafein yang melintasi plasenta dan mencapai bayi Anda, yang tidak bisa memproses secara efisien. Minuman yang mengandung kafein memiliki senyawa yang disebut fenol yang membuat lebih sulit bagi tubuh Anda untuk menyerap zat besi. Padahal zat besi sangat penting untuk wanita hamil, karena banyak wanita hamil yang sudah rendah pada besi. Bila anda akan mengkonsumsi minuman berkafein seperti teh dan kopi sebaiknya antara waktu makan sehingga akan memiliki lebih sedikit efek pada penyerapan zat besi. Jumlah kafein dalam satu porsi kopi bervariasi, tergantung pada jenis proses pembuatan kopi dan juga takaran yang digunakan untuk menyeduh kopi (espresso mengandung lebih banyak kafein per ons, disajikan dalam cangkir kecil, sehingga secangkir penuh kopi diseduh akan memberikan lebih banyak kafein).

Bagi anda yang sedang hamil kami sarankan sebaiknya menghindari kebiasaan untuk mengkonsumsi kafein seperti kopi dan teh. Namun apabila hal ini sulit dilakukan, dapat anda kurangi dengan cukup mengkonsumsi satu cangkir perhari. Anda juga bisa melakukan pencampuran kopi dengan susu, dan mengurangi takaran kopi. Di rumah, cobalah menggunakan lebih sedikit kopi bubuk (atau daun teh) ketika menyeduh. Meskipun teh herbal sering tidak memiliki kafein, pastikan untuk membaca daftar bahan terlebih dahulu, tumbuh-tumbuhan tertentu dan zat aditif mungkin tidak aman selama kehamilan, sehingga diperlukan konsultasi dengan dokter.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar