Sukses

Penyebab Sering Berkemih

20 Apr 2017, 00:37 WIB
Wanita, 18 tahun.

Sering buang air kecil dan saat buang air kecil terasa sakit dan menusuk

Terimakasih telah bertanya seputar sering BAK melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Buang air kecil (BAK) adalah mekanisme tubuh mengeluarkan sisa metabolisme yang sudah tersaring di dalam ginjal. Frekuensi BAK sangat dipengaruhi oleh seberapa banyak cairan yang kita konsumsi, semakin banyak cairan yang kita konsumsi maka semakin sering kita BAK, serta dengan udara dingin pun BAK kita dapat meningkat frekuensinya. Sering buang air kecil juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi, kelainan pada struktur kandung kemih, kecemasan, kafein (kopi), dan beberapa penyakit. 

Berikut merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan jika Anda memiliki keluhan dalam berkemih, Berapa banyak buang air kecil dalam sehari? Berapa banyak cairan yang Anda konsumsi? Apakah urin disertai pasir atau darah? Sudah berapa lama keluhan ini Anda rasakan? Apakah ada rasa nyeri saat buang air kecil? Atau adakah keluhan lain? Apakah buang air kecil dirasa tuntas?

Sering buang air kecil dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Infeksi saluran kemih. Keluhan ini biasanya disertai dengan nyeri saat buang air kecil, buang air kecil tidak lampias, atau buang air kecil yang sering namun hanya sedikit-sedikit. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, sanitasi yang buruk, dan hubungan seksual yang tidak sehat. Infeksi saluran kemih juga bisa disebabkan karena batu saluran kemih yang belum diobati. 

  2. Gangguan pada persarafan. Gangguan pada persarafan kandung kemih dapat menyebabkan gangguan buang air kecil. Hal ini biasanya terjadi pada pasien dengan riwayat stroke.

  3. Overactive Bladder (OAB). OAB ditandai dengan berkemih minimal 3x dalam semalam dan jumlah berkemih mencapai minimal 8x/hari, urinary urgency (keinginan untuk segera berkemih), dan urinary incontinence (tidak dapat menahan berkemih). OAB sendiri memang lebih sering terjadi pada wanita. Faktor risikonya adalah sering melahirkan dan berat badan berlebih.

  4. Cemas

  5. Konsumsi kafein.  Kafein memiliki efek diuretik pada ginjal yaitu meningkatkan produksi urin (buang air kecil) yang secara tidak langsung menurunkan kadar elektrolit natrium dan kalium darah, dan bahkan dapat mengakibatkan dehidrasi pada cuaca panas.

  6. Diabetes Mellitus. Gejala diabetes yang paling khas memang adalah 3P yaitu polidipsi (minum banyak karena sering haus), polifagi (makan banyak melebihi biasa), dan poliuri (berkemih banyak > 5x ketika istirahat atau tidur). Jadi berkemih banyak sewaktu Anda sedang beraktivitas atau karena Anda minum banyak bukanlah gejala dari Diabetes.

  7. Diabetes insipidus: kekurangan hormon antidiuretik atau kurangnya respon ginjal terhadap hormon antidiuretik. Kondisi ini menyebabkan jumlah air kencing yang berlebih.

Pada kasus Anda, sepertinya keluhan yang dialami mendekati Infeksi Saluran Kemih.

 

Infeksi saluran kemih harus diobati dengan pemberian antibiotik sesuai dengan bakteri penyebab. Jika tidak diobati segera, peradangan akan terus berlanjut dan dapat mengakibatkan komplikasi pada ginjal. Oleh sebab itu kami sarankan Anda segera menemui dokter untuk diketahui penyebab sesungguhnya serta mendapatkan pengobatan yang tepat.

Selain antibiotik, penderita infeksi saluran kemih umumnya juga diberikan obat antinyeri untuk mengurangi rasa sakit ketika berkemih. Penderita juga diminta untuk minum air putih paling sedikit 2 Liter per hari dan tidak menahan jika ingin BAK.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar sering BAK. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam sehat,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar