Sukses

Kuning pada Bayi, Mengapa?

19 Apr 2017, 23:34 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok anak saya umur 7hari..hari ke dua dinyatakan bilirubin 10,38 dan harus di fototerapi tapi saya bawa dia pulang dan gak di fototerapi..sampe hari ini(hari ke 7) anak saya masih keliatan kuning dibagian wajah..gimana y supaya cepat sembuh selain di fototerapi?oh iya anak saya lahir di uk 37w5d dgn bb 2,1kg saat di bawa pulang bb jadi 1,9kg

Terima kasih telah bertanya mengenai kuning pada bayi menggunakan fitur Tanya Dokter.

Kuning pada bayi baru lahir atau disebut juga ikterus neonatorum terjadi akibat penumpukan bilirubin. Keadaan ini bisa terjadi secara fisiologis (normal) ataupun patologis (akibat penyakit), yang biasanya dapat dilihat secara klinis. Bila kuning pada bayi baru timbul setelah 24 jam pertama kehidupan dengan kondisi bayi sehat secara keseluruhan, hal tersebut masih bisa dikatakan normal dan umumnya bersifat sementara. Beberapa keadaan ikterus (bayi kuning) yang cenderung menjadi patologis adalah:

  • Terjadi dalam 24 jam pertama kehidupan
  • Peningkatan kadar bilirubin serum sebanyak 5 mg/dL atau lebih setiap 24 jam
  • Ikterus yang disertai proses hemolisis (inkompatabilitas darah, defisiens G6PD, atau sepsis)
  • Ikterus yang disertai oleh:
  • Berat lahir <2000 gram
  • Masa gestasi 36 minggu
  • Asfiksia, hipoksia, sindrom gawat napas pada neonates (SGNN)
  • Infeksi
  • Trauma lahir pada kepala
  • Hipoglikemia, hiperkarbia
  • Hiperosmolaritas darah

Ikterus klinis yang menetap setelah bayi berusia >8 hari (pada bayi lahircukup bulan) atau >14 hari (pada bayi lahir kurang bulan/prematur). Bila ikterus ini bersifat fisiologis, kadar birilubin tersebut akan berkisar antara 5-7 mg, dan tidak melebihi 12 mg. Namun, jika kadar bilirubin ini mencapai 15 mg, perlu dilakukan penanganan khusus. Jika terlambat mendapat perawatan, dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Penanganan dengan fototerapi (sinar biru) dilakukan jika kadar bilirubin tinggi. Penjemuran dapat dilakukan jika kadar bilirubin sudah tidak terlalu tinggi. Bila kadar bilirubin tidak terlalu tinggi maka menyusui dapat membantu. Ketiganya memiliki manfaat untuk mengurangi gejala kuning pada bayi.

Kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis anak guna dilakukan wawancara medis yang mendetil dan pemeriksaan fisis secara langsung untuk menentukan diagnosis dan penanganan yang sesuai bagi anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai kuning pada bayi, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar