Sukses

Anak Suka Menahan BAB

19 Apr 2017, 10:45 WIB
Pria, 54 tahun.

Tanya dok, cucu saya umur 3,5 thn, cucu sy ini slalu nahan BAB bkn tidak BAB sama sekali tapi dia tahan sehingga BAB sedikit sekali tp dlm 1 hr bisa belasan kali, kelihatan dia nahan BAB yg sdh mau keluar, wkt umur 1 thn dia ada BAB keras, bagaimana cara mengatasinya dok? tks dok

Terima kasih telah bertanya seputar anak yang suka menahan BAB menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Kemungkinan kondisi yang terjadi pada anak anda adalah akibat anak belum benar-benar mengerti cara mengejan, dan kurangnya pendidikan / toilet training terhadap anak.

Masa peralihan dari popok ke toilet memang perubahan yang besar bagi Anak dan merupakan sesuatu yang harus dipelajari. Selain perubahan kebiasaan juga terjadi perubahan psikologis yang signifikan pada Anak. Toilet training adalah suatu proses melatih anak untuk buang air kecil atau buang air besar di toilet. Toilet training membutuhkan bimbingan yang intens, waktu dan kesabaran. Pada umumnya anak siap untuk toilet training pada usia 2 tahun.

Kapan toilet training dimulai?

  • Setelah anak siap, tandanya:
    • otot-otot kandung kemih mulai dapat mengontrol buang air kecil, biasanya saat anak berusia 18 bulan - 24 bulan
    • dapat mengikuti perintah sederhana seperti meminta untuk melepas baju
    • dapat duduk tegak
    • dapat mengerti kata "toilet", "kencing", "berak"
    • dapat membuka dan menarikk celana
    • anak sudah memiliki keinginan untuk buang air kecil/besar di toilet
  • Biasakan kegiatan kamar mandi.
    • Mulai kenalkan dan biasakan ia BAK dan BAB di pispot atau potty chair. Ajak ia ketika Anda menggunakan toilet supaya ia memahami perlunya toilet. Ceritakan secara sederhana cara BAK dan BAB serta proses memakai pispot atau toilet.
  • Berikan anak dukungan dan minta ia memberitahu kepada Anda saat ia merasa ingin BAB atau BAK
  • Atur jadwal.
    • Perhatikan kebiasaan BAK dan BAB anak Anda, misalnya ia biasa BAB jam 8 pagi dan BAK setiap 3 jam sekali. Hal ini akan memudahkan Anda mengajaknya menyalurkan dorongan bak dan bab di tempat dan waktu yang tepat.
  • Berikan pujian setiap kali anak telah sukses melakukan toilet training
  • Bersabarlah, semua butuh waktu. Respons anak terhadap toilet training beragam, ada yang cepat, ada yang butuh berbulan-bulan. Jangan memarahi anak jika ia tidak mengikuti perintah dengan baik.
  • Betelah berhasil, gantila popok dengan celana berbahan katun. Hal ini akan membuat anak merasa sudah besar dan bangga.

Jika dalam beberapa minggu belum berhasil, mungkin anak Anda belum siap untuk toilet training, coba lagi minggu berikutnya. Jika anak Anda ketakutan dengan flush WC cobalah untuk menyiram dan membersihkan sisa kotoran dengan menggunakan gayung. Buatlah cerita bahwa suara air tersebut bukanlah sesuatu yang menakutkan.

Berikan anak waktu dan biarkan dia menjalani proses belajar tersebut sesuai kemampuannya. Anak akan belajar setahap demi setahap, kesabaran akan membuahkan hasil yang baik. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar