Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Sperma Berbusa dan Cara Agar Wanita Orgasme

19 Apr 2017, 10:44 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok, saya baru menikah selama sebulan, suami saya selalu mengeluarkan sperma yng berbusa dan agak bau sabun, apa itu tidak apa2 .. saya juga sulit Orgasme karna suami saya cuma bisa keluar 1 x .. mohon di Jawab Dok, Terima Kasih

Terima kasih telah bertanya seputar sperma dan orgasme menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Sperma merupakan cairan yang dikeluarkan pria saat ejakulasi. Cairan ini mengandung sel spermatozoa dan penting dalam proses pembuahan.

Volume sperma yang dikeluarkan oleh pria saat ejakulasi adalah sekitar 2-5 ml. Cairan sperma yang baik adalah sperma yang kental dan tidak cair. Jika sperma yang keluar kurang dari 1,5 cc maka volume sperma sedikit dan membuat ejakulasi menjadi kering.

Sperma umumnya berwarna putih keabuan. Jika air mani berwarna kemerahan, maka diperlukan pemeriksaan lanjutan oleh dokter untuk menentukan penyebab dari warna kemerahan tersebut. Salah satu penyebab warna kemerahan dari sperma adalah adanya darah pada sperma, yang dapat disebabkan oleh sumbatan saluran kencing atau infeksi. Sedangkan jika warna sperma menjadi kuning, bisa jadi disebabkan oleh infeksi di saluran kencing.

Cairan sperma yang normal berbau seperti daun akasia. Jika sperma Anda menjadi berbau amis, maka perlu diwaspadai adanya infeksi pada saluran kencing, prostat atau struktur lain sepanjang saluran kencing.

Hanya sebagian kecil cairan sperma yang terdiri dari sel sperma, namun sekitar 95% dari cairan sperma adalah cairan yang dikeluarkan oleh prostat atau vesikula seminalis. Untuk mengetahui kesehatan sel sperma, diperlukan analisis cairan sperma. Analisis sperma dilakukan dengan mengamati cairan sperma dibawah mikroskop. Sperma yang sehat haruslah cukup banyak, yaitu dalam 1 ml mengandung berkisar 20 juta sel sperma, berbentuk normal dan bergerak cepat ke depan.

Sperma yang berbusa, kemungkinan merupakan buih udara saat ejakulasi. Selama ejakulat suami Anda memenuhi gambaran diatas, maka sperma suami Anda dapat dikatakan masih dalam batas normal.

Orgasme pada wanita memang cenderung lebih sulit dibandingkan dengan pria. Seorang wanita harus mendapatkan rangsangan yang adekuat terlebih dahulu sebelum dapat merasakan orgasme. Karena itulah dibutuhkan foreplay atau pemanasan untuk meningkatkan gairah wanita. Pastikan pasangan Anda telah melakukan cukup foreplay kepada Anda sebelum akhirnya melakukan penetrasi. Layaknya gunung, kenaikan libido pada wanita meningkat secara perlahan dan pasti, namun setelah mencapai puncak, seorang wanita dapat bertahan cukup lama atau dapat merasakan orgasme berulang.

Organ seksual wanita dalam mencapai orgasme terdapat pada klitoris dan vagina. Akan tetapi orgasme vaginal (melalui penetrasi atau rangsangan jari) lebih sulit dicapai dibandingkan orgasme klitoris. Kepuasan seksual seorang wanita bukan terletak pada ukuran penis pasangannya, akan tetapi lebih kepada teknik yang diterapkan. Bahkan meskipun G-spot seorang wanita terdapat pada 1/3 depan vagina, atau sekitar 5 cm dari mulut vagina, hanya sekitar 15-30% wanita yang mendapatkan orgasme vaginal.

Cara paling mudah agar Anda dapat mencapai orgasme lebih cepat adalah melalui orgasme klitoris. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan foreplay adekuat hingga Anda benar-benar terangsang, dilanjutkan dengan perangsangan klitoris baik menggunakan tangan, kemaluan, maupun oral.

Pemahaman akan wilayah sensitif masing-masing pasangan juga akan sangat membantu proses pencapaian orgasme. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar