Sukses

Penanganan TB Kelenjar

15 Apr 2017, 09:07 WIB
Pria, 23 tahun.

Saya pernah didiagnosis tb kelenjer getah bening sekitar tahun 2011 dan sudah meminum obat selama hampir 1 tahun lamanya. Pembengkakannya berada di sebelah kanan sebelumnya tapi setelah selesai pengobatan memang mengecil yang di sebelah kanan tapi kemudian muncul pembengkakan lain di sebelah kiri hingga sekarang ini. Saya sering merasa pusing di kepala bagian belakang hampir tiap saat, demam hampir tiap pagi serta ketika saya terlalu lelah, dan merasa pegal di bagian punggung dan akhir2 ini saya merasa dada saya terasa sakit walaupun saya tak tahu apakah ini berhubungan atau tidak sakitnya. Sudah pernah biopsi beberapa kali, tes darah beberapa kali dan memberikan hasil yang berbeda. Dalam tes darah terakhir menunjukkan LED saya tinggi daripada seharusnya. Jadi sebenarnya saya kenapa ya dok, padahal saya sudah menjalani pengobatan sebelumnya kenapa penyakitnya muncul lagi. Terima kasih dok

Terima kasih telah bertanya tentang pengobatan infeksi kelenjar Tuberkulosis atau TB Kelenjar menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com,

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. TB kelenjar menyerang kelenjar getah bening yang merupakan pertahanan tubuh terhadap penyakit, sedangkan TB paru menyerang daerah paru. Gejalanya pun berbeda, bila TBC paru identik dengan batuk lama lebih dari 3 minggu yang tidak sembuh-sembuh meskipun diberi pengobatan batuk, maka TBC kelenjar umumnya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang ada di tubuh manusia.
Kelenjar yang paling sering diserang terlebih dahulu adalah kelenjar daerah leher hingga tepat di bawah rahang bawah. Selain pembesaran kelenjar yang menjadi teraba, adalah badan terasa meriang dan pegal. Kuman TBC sendiri sebenarnya dapat menyerang tubuh mana saja, mulai dari otak, saluran pencernaan atau kemih, hingga tulang.

Namun, apakah sebelum diobati kelenjar di leher Anda sudah dibiopsi atau diambil jaringannya? Jika keluhan pembengkakan kelenjar berulang dan Anda belum pernah menjalani pengambilan jaringan benjolan leher, ada baiknya bagian dari kelenjar ini diambil untuk dianalisis secara patologi anatomi, sehingga penyebab sebenarnya dari pembengkakan dapat diketahui. Sayangnya, prosedur pengambilan jaringan hanya tersedia di beberapa rumah sakit rujukan. Konsultasikan dengan dokter Spesialis Penyakit Dalam untuk pengambilan jaringan Anda.

Limfadenitis TB atau limfadenitis tuberkulosis atau tuberkulosis kelenjar merupakan infeksi kelenjar getah bening oleh kuman Mycobacterium tuberculosis.

Apakah TBC kelenjar bisa sembuh total?

Bisa, asalkan obat TBC diminum setiap hari sesuai waktu yang ditentukan dan menjaga daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat dan tinggi protein, seperti ikan gabus atau putih telur.

Apakah TBC bisa kambuh?

Ya, TBC bisa kambuh lagi. Regimen pengobatan TBC pada kasus kambuh berbeda dengan TBC kasus baru.

Adanya infeksi dalam tubuh menyebabkan energi yang diperoleh dari makanan digunakan oleh tubuh untuk melawan infeksi tersebut. Karena itu, selama infeksi tersebut masih terdapat dalam diri anak anda maka kemungkinan akan sulit bagi anak anda untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Namun dengan mengkonsumsi obat TBC secara teratur dan dengan menghilangnya kuman-kuman TBC dari dalam tubuh (bila memang kambuh kembali, periksakanlah anak Anda ke dokter untuk memastikan apakah benjolan tersebut benar-benar pembesaran kelenjar) anda dapat meningkatkan berat badan anda ke berat ideal.
Beberapa tips yang dapat anak Anda lakukan untuk meningkatkan berat badan anda antara lain:

Makanlah secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang lebih banyak dari biasanya dan ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal

Makanlah lebih banyak makanan sumber energi dan protein dari biasanya seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu

Tetap berolahraga secara teratur. Hal ini disebabkan karena beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Di lain sisi, olahraga perlu untuk menjaga tubuh tetap terlihat kencang, mengantisipasi berat badan yang naik beberapa kilogram. Tidak perlu yang terlalu berat, cukup jalan kaki selama 30 menit secara teratur dapat menjaga keseimbangan tubuh

Lakukan pemeriksaan secara teratur ke dokter untuk mengontrol penyakit untuk mendapatkan kesembuhan total dari penyakit

Yang terakhir adalah cukup istirahat agar energi tidak banyak terbuang percuma

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi kembali dengan dokter untuk terapi lebih lanjut bagi anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar