Sukses

Pemeriksaan HBsAg

14 Apr 2017, 17:23 WIB
Pria, 19 tahun.

Selamat siang dok,sy mau nanya apakah benar HBsAg tidak bisa hilang?dan berikut hasil test yg telah sy lakukan GOT =22 ,GPT 22, Anti-HCV=non reaktif,Anti-HBs=non reaktif,HBV-DNA=virus tidak terdeteksi,HBeAg=negatif,Anti HBe=positif,HBsAg=positif 19,80 dan hasil USG semuanya baik baik aja dok ,sy sudah menderita HBsAg positif sudah 5 bulan dok,apakah ada cara pengobatan agar HBsAg sy bisa menjadi negatif dok? Terima kasih

Terima kasih telah bertanya tentang pemeriksaan HBsAg menggunakan Fitur Tanya Dokter.

Mengenai HBsAg (+) berarti memang Anda sedang terinfeksi oleh hepatitis B. HBsAg akan menghilang dalam hitungan beberapa bulan atau tahun kemudian akan digantikan dengan Anti HbS. Namun untuk mengetahui virus sedang aktif atau tidak ada beberapa pemeriksaan lain seperti HbeAg ataupun HBV DNA serta pemeriksaan enzim hati seperti SGOT dan SGPT.

Untuk mengetahui status penyakit hepatitis B pada Anda maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut.

Hepatitis (radang pada hati) B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun yang pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosi hati atau kanker hati. Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi, hal ini dapat terjadi pada keadaan;

- Kontak langsung darah dengan darah

- Hubungan seksual yang tidak aman

- Penggunaan jarum suntik tidak steril

- Tertusuk jarum suntik yang terinfeksi

- Jarum yang terkontaminasi yang digunakan untuk membuat tatto, akupuntur, body piercing

- Pada saat kehamilan, penularan dari ibu-janin pada proses melahirkan

- Penggunaan pisau cukur bersama

- Tranfusi darah

Kebanyakan hepatitis B carriers tidak merasa ataupun terlihat sakit, tetapi mereka dapat mentransmisikan virus tersebut dan membuat orang lain menderita hepatitis B. Bagaimanapun, carriers memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kerusakan hati yang progresif akibat reaktivasi spontan hepatitis B berulang, sehingga memerlukan pengawasan dokter secara rutin.

Pada 5-10% orang dewasa yang terinfeksi hepatitis B akan 'membawa' atau menyimpan virus tersebut selama hidupnya, yang kemudian disebut hepatitis Bcarriers. Hepatitis B memiliki 4 fase untuk menjadi Hepatitis B kronik yaitu:

1. Fase toleransi imunitas (immune tolerance phase)

2. Fase pembersihan imunitas (immune clearance phase)

3. Fase kontrol imunitas (immune control phase)

4. Fase penurunan imunitas (immune escape phase)

Selama fase satu dan tiga, umumnya pasien tidak memiliki keluhan dan disebut dengan 'inactive carriers'. Bagaimanapun juga, orang tersebut umumnya tidak dapat bertahan selamanya di dalam fase ini, mereka akan berpindah fase dan selalu memiliki risiko untuk terjadinya kerusakan hati progresif dan pembentukan sirosis hati (pengecilan hati).

 

Namun, pada kebanyakan orang dewasa yang terinfeksi virus hepatitis B akut, tubuh akan menghilangkan virus ini dengan sendirinya dalam waktu 6 bulan dan akan meningkatkan daya tahan tubuhnya sendiri untuk melawan virus ini pada orang dewasa. Setelah mereka sembuh, mereka tidak dapat terinfeksi oleh virus hepatitis B lagi (sudah memiliki kekebalan terhadap hepatitis B). Namun, tetap berisiko terkena hepatitis jenis lain. Untuk mengetahui hal ini, diperlukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah penderita telah sembuh dari hepatitis B akut atau berlanjut menjadi hepatitis B kronik.

 

Demikian informasi tentang pemeriksaan HBsAg yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar