Sukses

Plasenta Previa
12 Apr 2017, 17:52 WIB
Pria, 38 tahun.

Dokter.....istri sy hamil 8minggu..ada flek..setelah ke spog & usg..plasenta ada di bawah & ada pendarahan..diberi resep duphaston minum 1hari 3x.. Pada saat usg janin sehat & detak jantung sudah ada..kehamilan 10minggu 5hari pendarahan kembali & di usg janin meninggal..tidak ada denyut jantung & ukuran janin stag di 8minggu tidak ada pertumbuhan..padahal usia kehamilan saat usg di 10minggu 5 hari.. Dan akhir nya harus di kuret.. Yang jadi pertanyaan sy adalah : 1. Janin yg sehat kok tiba2 malahan meninggal?? 2. Mengapa janin tidak mau berkembang setelah plasenta mengalami pendarahan? 3. Setelah dikuret..apakah kondisi tersebut bisa terulang kembali? 4.bagaimana cara mengatasi pendarahan plasenta? 5. Bagaimana memindahkan posisi plasenta yg ada di bawah bisa berada diatas? Trimakasih sebelumnya. Mohon bantuan jawabannya.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terimakasih telah bertanya tentang kelainan plasenta melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kondisi yang istri Anda alami dalam dunia medis memang disebut dengan plasenta previa. Plasenta Previa adalah suatu kondisi dalam kehamilan dimana plasenta berada pada lokasi yang tidak seharusnya yaitu di segmen rahim bagian bawah atau dekat dengan jalan lahir meskipun perkembangan janin sudah memasuki triwulan ketiga. Ibu yang memiliki plasenta previa memang harus ditangani secara ekstra hati-hati. Salah satu komplikasi tersering yang dapat terjadi pada keadaan ini adalah bayi lahir prematur serta perdarahan hebat pada ibu. 

Jika terjadi perdarahan hebat dan mengakibatkan plasenta terlepas dari rahim, maka suplai oksigen ke janin akan menjadi berkurang, maka bisa menyebabkan kematian janin. Setelah dikuret dan hamil lagi, ada kemungkinan hal tersebut bisa terjadi lagi. Tidak ada cara untuk memindahkan posisi plasenta karena plasenta tertanam di rahim sehingga tidak bisa dilakukan intervensi atau tindakan apapun. 

Berikut adalah jenis plasenta previa yang perlu Anda ketahui:

Lengkap (total): jalan lahir benar-benar tertutup plasenta
Parsial: jalan lahir sebagian tertutup plasenta
Marginal: plasenta di tepi jalan lahir.

Hingga kini belum ada satupun terapi yang dapat memperbaiki kondisi plasenta previa. Apabila usia kehamilan mencapai 32 – 36 minggu dan plasenta belum juga berubah posisi, besar kemungkinan proses kelahiran harus ditempuh dengan cara operasi.

Apa yang tidak boleh dilakukan pada kasus plasenta previa?

Pada keadaan plasenta previa, sebaiknya Anda melakukan bed rest istirahat total, menghindari hubungan seksual hingga pada follow up pemeriksaan USG menunjukkan perpindahan plasenta ke tempat seharusnya.

Kegiatan sehari-hari sebenarnya dapat dilakukan namun tidak boleh berlebihan. Namun tentunya hal ini tergantung dari pertimbangan masing-masing dokter spesialis kebidanan terhadap masing-masing kasus plasenta previa.

Bagaimanakah posisi tidur yang baik pada plasenta previa? Bisakah saya melahirkan dengan normal?

Posisi tidur yang dapat dilakukan seperti terlentang atau miring kanan dan kiri. Mengenai kemungkinan Anda melahirkan secara normal atau tanpa operasi caesar, sangat tergantung dari hasil pemeriksaan ultrasonografi. Jika hingga mendekati saat persalinan, letak plasenta masih tetap menutupi jalan lahir, maka kemungkinan Anda harus menjalani tindakan operasi caesar.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang kelainan plasenta. Semoga bermanfaat untuk Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar