Sukses

Seputar Brain Fog

06 Apr 2017, 10:42 WIB
Pria, 40 tahun.

Seorang dokter memberikan obat hidro-cortisone, serotonin, dan probiotik untuk mengurangi sakit dan nyeri di telapak tangan/jari, pergelangan tangan, siku, dan pundak. Namun sebagai akibatnya saya mengalami insomnia. Meskipun dibantu melatonin dan obat tidur, saya sulit tidur, mudah nervous/anxious, dan mengalami brain-fog. Saya diberi Xanax 0.25mg dan Zolpidem 10mg. Ada kemungkinan saya dalam kondisi depresi. Satu yang paling ingin ketahui adalah bagaimana menyembuhkan brain-fog. Apakah ada tenaga ahli di Indonesia yang berpengalaman menangani brain-fog?

Terima kasih telah bertanya seputar brain fog menggunakan fitur Tanya Dokter di KlikDokter.

Brain fog adalah sebuah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kondisi sulit konsentrasi dan tidak fokus, mudah terdistraksi, pelupa, dan gangguan proses berpikir lainnya. Dari informasi Anda, Perlu ditelusuri lebih jauh terlebih dahulu awal oenyebab nyeri di tangan Anda, sehingga dapat diatasi secara menyeluruh, bukan hanya sekedar mengurangi rasa sakitnya saja.

Berkaitan dengan depresi yang Anda alami, hal ini juga perlu menjadi perhatian. Depresi adalah suatu keadaan umum dimana terjadinya pengurangan atau penurunan keadaan emosi dan mood dari seorang yang mengakibatkan gangguan di dalam aktivitasnya sehari-hari atau hilangnya fungsinya sebagai individu. Dasar umum untuk gangguan depresif tidak diketahui. Faktor penyebab dapat dibagi menjadi faktor biologis, faktor keturunan dan faktor psikososial, ketiga faktor tersebut dapat berdiri sendiri-sendiri maupun saling terkait yang menjadi penyebab dari gangguan bipolar/depresi.

Pengobatan pasien dengan depresi harus tepat pada sasarannya, yakni keamanan dari pasien harus terjamin, pemeriksaan diagnostik yang lengkap harus dilakukan, yang ketiga adalah rencana pengobatan harus secara menyeluruh, bukan hanya mengatasi gejala tetapi juga mengatasi penyebab dari depresi itu sendiri. Untuk lamanya penggunaan obat Antidepresan tergantung dari keparahan kondisi pasien.

Sebaiknya Anda berhenti mengkonsumsi obat-obatan dalam jumlah banyak karena setiap obat pasti memiliki efek samping. Perbuatan tersebut hanya akan menimbulkan masalah dan penyakit baru pada diri Anda.

Kami menyarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis psikiatri. Sementara itu, cobalah untuk menceritakan masalah Anda kepada teman dekat dan dekatkan diri dengan Tuhan dengan perbanyak doa. Bantuan atau dukungan teman sangat berarti dalam menghadapi segala masalah yang sedang Anda hadapi.

Terakhir berkaitan dengan brain fod sendiri, Berikut ini adalah tips-tips agar tidak mudah lupa:

Coba latih otak Anda tetap aktif dengan melakukan latihan yang mengasah otak seperti mengisi teka-teki silang, bermain scrable, puzzle, menulis, berlatih musik, dll.
Latihan mengingat. Cobalah ingat dan sebutkan beberapa kali nama orang setelah perkenalan atau cobalah mengingat angka.
Fokuskan perhatian. Terlalu banyak yang dipikirkan atau melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (multi-tasking) dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi dan tidak fokus. Cobalah fokus dan kerjakan satu persatu untuk mendapatkan hasil maksimal.
Makan makanan yang tinggi antioksidan, zat besi, dan rendah lemak. Kekurangan zat besi/ anemia defisiensi besi dapat menyebabkan penurunan kognitif /kecerdasan. Namun konsumsi zat besi harus hati-hati, jika kelebihan justru akan meningkatkan risiko alzheimer's.
Olahraga teratur 3x/minggu selama minimal 30 menit setiap sesinya. Olahraga dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh, termasuk otak.
Istriahat cukup. Saat tidur, terjadi proses konsolidasi memori pada otak. Kurang tidur akan menyebabkan gangguan memori dan kehilangan konsentrasi.
Hindari stres. Stres dapat mengganggu proses pembentukan memori.
Berhenti merokok! Rokok dapat meningkatkan risiko demensia dan penyakit berbahaya lainnya.
Buatlah agenda yang berisi jadwal/janji penting dan apa saja yang akan Anda lakukan agar Anda tidak lupa.

Kemampuan untuk berkonsentrasi dan berfokus juga dapat dilatih dan dibantu dengan makanan dengan nutrisi yang baik dan seimbang. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar