Sukses

Penyebab Sering Sakit Kepala

06 Apr 2017, 05:52 WIB
Pria, 19 tahun.

Mlm dokter.. .saya mau konsultasi donk dengan apa yg saya rasain selama ini.....saya sering bngt sakit kepala bila sakit kepala mata saya sampai sakit dan hdung pun sakit.....badan saya pun g bisa kena pegang orang dok.. Bila di pegang agak kencang sedikit langsung sakit....klo badan saya gatal sedikit pun di garuk pun sakit bngttt......minta penjelasan nya y dok.. ... Saya avinza dari bogor

Terimakasih telah bertanya seputar sakit kepala melalui fitur Tanya Dokter.

Kami memahami kondisi Anda.

Yang Anda alami kemungkinan adalah sakit kepala kronik. Jenis saklit kepala dapat berupa migrain, tension-type headache atau cluster headache.

Mengenai rasa sakit ketika tubuh digaruk atau disentuh disebut dengan allodynia, yaitu sensasi nyeri dengan stimulus yang seharusnya tidak menimbulkan nyeri. Ini umum terjadi pada serangan migrain, yang ditandai dengan sakit kepala berdenyut pada satu sisi atau kedua sisi kepala. Gejala lain pada migrain ialah mual, muntah dan sangat sensitif terhadap cahaya dan suara. Gejala diperburuk dengan aktivitas fisik biasa. Serangan migrain dapat menyebabkan nyeri yang sangat mengganggu selama berjam-jam bahkan harian hingga menyebabkan gangguan aktivitas pada penderitanya. 

Migrain kronik sering terjadi pada individu yang memiliki riwayat migrain episodiik. Dianggap kronik bila terjadi lebih dari 8 hari dalam 1 bulan, selama paling sedikit 3 bulan.

Wanita tiga kali lebih sering mengalami migrain dibandingkan pria. Pemicunya antara lain:

  • Perubahan hormon pada wanita, terutama fluktuasi hormon estrogen. Seringkali berkaitan dengan siklus haid. Biasanya migrain terjadi sebelum dan selama haid, ketika kadar estrogen tiba-tiba turun. Sebagian juga cenderung mengalami migrain saat hamil atau menopause. Pil KB hormonal dan terapi hormon juga dapat memperburuk migrain.
  • Makanan. Keju, makanan yang asin dan makanan siap saji dapat memicu migrain. Tidak makan (skipping meals) atau puasa juga dapat memicu serangan.
  • Zat tambahan dalam makanan. Pemanis aspartam dan pengawet monosodium glutamat (MSG), yang ada di banyak makanan, dapat memicu serangan.
  • Minuman. Alkohol, wine, dan minuman berkafein tinggi juga dapat memicu serangan.
  • Stress. Stress baik di tempat kerja maupun di rumah dapat memicu migrain
  • Rangsangan sensorik. Cahaya terang dan sinar matahari serta suara yang keras dapat memicu migrain. Bau-bauan yang kuat, seperti parfum, thinner, asap rokok juga dapat memicu serangan pada sebagian orang.
  • Faktor fisik. Exercise yang intens maupun aktivitas seksual dapat memicu migrain.
  • Perubahan lingkungan. Perubahan cuaca dan tekanan udara dapat memicu migrain.
  • Obat-obatan. Pil KB dan vasodilator (obat untuk melebarkan pembuluh darah), seperti nitrogliserin, dapat memperburuk migrain.

Migrain yang kronik memang sangat mengganggu. Kemungkinan kambuh tinggi apabila faktor pemicu tidak dihindari. Namun, gejalanya dapat dikontrol. Obat-obatan yang umum digunakan, ada yang bersifat antinyeri dan ada yang bersifat mencegah (untuk mengurangi keparahan dan frekuensi migrain). Namun sayangnya, apabila sudah terjadi gejala allodynia, nyeri yang timbul sulit sekali dikontrol oleh berbagai jenis antinyeri yang ada. 

Selain obat-obatan terdapat terapi alternatif yang dapat mengurangi migrain, seperti akupunktur, pijat (massage therapy), dan psikoterapi (bagaimana perilaku dan pikiran mempengaruhi persepsi Anda terhadap nyeri). Suplemen seperti Vitamin B2, Coenzyme Q10, dan Magnesium dapat mencegah frekuensi migrain.

Bila migrain Anda berlangsung sering dan dalam waktu lama, sebaiknya konsultasikan kepada dokter Anda. Ada baiknya dikonsultasikan juga dengan dokter spesialis saraf. Kemungkinan Anda memerlukan pemeriksaan lanjutan seperti CT scan kepala untuk memastikan penyebab migrain. Selain itu, diskusikan juga pengobatan yang terbaik untuk Anda.

Mengenai jenis sakit kepala lain dapat Anda baca di sini:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar sakit kepala. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam sehat,

Tim Redaksi Klikdokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar