Sukses

Lima Tahun Menikah Belum Hamil (Infertilitas Primer)

04 Apr 2017, 15:44 WIB
Wanita, 28 tahun.

dok saya mau bertanya,saya sudah 5tahun menikah tp sampai skrg blm hamil.pernah beberapa kali sy telat datang bulan,biasanya telat sampai 1 bulan,tp stelah tes tdk kunjung positif.pernah juga sy tdk haid selama 2 bln,sy mengira sy hamil,tp di tes lagi hasilnya negatif.

Terima kasih telah bertanya seputar lima tahun menikah berlum hamil (infertilitas primer) menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami sangat mengerti kekhawatiran Anda, dan keinginan Anda, dalam memiliki buah hati. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu: belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Kami sarankan Anda memeriksakan kondisi ke dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk melakukan pemeriksaan USG rahim, HSG ataupun kadar hormon. Kondisi tubuh yang terlalu gemuk atau terlalu kurus juga dapat mengganggu kesuburan.

Suami Anda dapat memeriksakan kondisinya ke dokter spesialis andrologi. Analisis semen diperlukan untuk menilai kualitas serta kuantitas sperma pada kasus infertilitas (ketidaksuburan) pria. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat, merokok, pestisida yang terdapat dalam makanan.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur istri Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Namun mengingat haid Anda tidak teratur, cukup sulit untuk menentukan masa subur. Haid tidak teratur tidak selalu menjadi penyebab sulit hamil, namun bisa juga menjadi faktor risiko atau gejala adanya kelainan pada organ reproduksi.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Periksakan kondisi Anda berdua, agar diketahui sumber permasalahan infertilitas primer (ketidaksuburan) dan Anda berdua dapat cepat memiliki buah hati. Jika Anda telah melakukan berbagai tindakan seperti di atas dan hasil yang didapatkan dalam keadaan normal, namun tetap belum mendapatkan keturunan, bersabarlah dan tetap berusaha dan berdoa pada Nya. Semoga Anda dan istri dapat segera dianugerahi buah hati. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar