Sukses

Penanganan Endometriosis

04 Apr 2017, 11:32 WIB
Pria, 50 tahun.

Saya anah yuhanah ingin bertanya apa sig penyakit endometriosis itu dan apakah penyakit tsb berbahaya a t u tidak dan efeknya seperti apa berikut cara pencegahannya dok. Thankyou

Terimakasih karena Anda telah bertanya tentang endometriosis menggunakan fitur tanya dokter dari Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pertanyaan Anda mengenai endometriosis dan pengobatannya. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, kami akan menjelaskan mengenai endometriosis. Endometriosis adalah penyakit radang pada rahim yang jinak dan didefinisikan oleh adanya jaringan endometrium ekstrauterine yang tergantung pada hormon estrogen. Gejala endometriosis yang paling umum adalah nyeri. Hal ini diyakini bahwa hasil nyeri endometriosis terkait dari efek sitokin inflamasi dalam rongga peritoneal, perdarahan dari implan endometriosis, invasi dan iritasi dasar saraf panggul.

Meskipun hubungan sebab-akibat yang pasti belum dapat dikonfirmasi, endometriosis dapat berkaitan dengan kemandulan (infertilitas). Endometriosis ditemukan pada 20-40% wanita subur, dan diduga bahwa beberapa mekanisme berkontribusi terhadap penurunan kesuburan pada wanita-wanita. Transportasi ovum mungkin terganggu sebagai akibat dari anatomi panggul yang terdistorsi. Ada juga teori yang menyatakan bahwa peradangan kronis yang dihasilkan dari endometriosis dapat mempengaruhi penerimaan sel telur oleh rahim, folikulogenesis dari indung telur dan fungsi saluran tuba. Endometriosis tingkat lanjut dapat mempengaruhi kesuburan yang lebih signifikan.

Endometriosis memang dapat berpengaruh pada fertilitas (kesuburan) karena terjadinya gangguan pada lingkungan rahim sehingga perlekatan sel telur yang sudah dibuahi pada dinding rahim menjadi terganggu. Pada endometriosis yang sudah parah, dapat terjadi perlekatan pada rongga panggul, saluran tuba, atau indung telur yang dapat mengganggu transportasi embrio.

Bila kista dan endometriosis tidak ditangani, maka akan menghambat Anda untuk memiliki keturunan. Namun, bila kista endometriosis Anda sudah ditangani, dan tidak terdapat gangguan permanen pada saluran reproduksi Anda ataupun memang tidak ada kelainan lain yang mengganggu kesuburan Anda, maka Anda dan suami dapat memiliki keturunan kembali.

Terapi endometriosis tergantung pada keparahan penyakit dan kebutuhan pasien. Terapi dengan obat maupun operasi dapat dilakukan. Pilihan terapi mempertimbangkan penghentian masalah kesuburan, mengurangi nyeri hebat dan mempertahankan kesuburan, atau manajemen penanganan terapi nyeri sendiri. Apabila endometriosis tersebut memang mengganggu implantasi atau perlekatan janin di dalam rahim maka sebaiknya diobati. Operasi dapat terbagi 2, yaitu operasi konservatif yang mempertahankan rahim dan operasi histerektomi yang sekalian mengangkat rahim. Untuk usia subur seperti Anda lebih dipilih operasi konservatif.

Hingga saat ini belum ada pengobatan alternatif yang dianjurkan dalam pengobatan endometriosis. Kami menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi kembali dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar