Sukses

Seputar Borderline Personality Disorder

04 Apr 2017, 09:41 WIB
Wanita, 19 tahun.

Quiet Borderline. Saya pernah nonton ttg psikiater dan disana ada membahas ttg org yg bpd. Saya merasa apa yg org itu pikirkan dan lakukan sama persis dgn saya. Sedari kecil saya sangat temperamental dan saya sangat sering berantem dengan orang tua untuk hal-hal yg simpel. Biasa penyebapnya adalah hal simpel. Yg dibesar"kan oleh orang tua saya atau cara ngmg saya tanpa sadar sering kasar. Jika masalah ini muncul orang tua saya marah dengan sangat berlebihan , sampai ayah saya memukul dan mengatai saya. Ibu saya akan menangis terus yg membuat ayah saya semakin marah kepada saya. Dan saya tidak pernah bisa langsung meminta maaf, saya selalu memerlukan waktu untuk menenangkan diri terlebih dahulu atau ego saya tidak menginginkan saya minta maaf karna saya merasa saya tidak salah, atau saya merasa ini hanyalah hal simpel yg mereka besar"kan. Dan berbagai cara mereka marah yg rasakan dari kecil membuat saya tidak bisa menghormati mereka. Hingga saat masih kecil ada masanya mereka marah sampai memukul badan mereka atau menyuruh saya memukul mereka, kata mereka agar saya tambah senang sudah menyakiti mereka. Padahal saya tidak senang sama sekali, bahkan hal itu mulai membuat saya menyakiti diri sendiri. Awalnya setiap ada masalah saya akan meledak keluar, mengambil tindakan seperti berteriak" atau mengancam pergi dari rumah. Tapi seiring berjalannya waktu dan insiden dimana mereka menyuruh saya memukul mereka terjadi, saya mulai meledak di dalam. Saya tidak bisa dan tidak tau caranya mengutarakan isi hati saya, karna itu saya akhirnya selalu diam dan tidak berkomentar saat dimarahi dan ditanyai. Dan saya mulai berfikir bahwa memang saya lah penyabab utama masalah ini. Orang tua saya juga selalu mengatakan dari saya kecil kalau saya satu"nya yg membuat mereka merasa hina dan sakit batin. Hal ini semakin membuat saya membenci diri saya dan setiap ada masalah terhadi saya akan menyakiti diri saya seperti memukul diri atau membenturkan kepala ke tembok, sampai sekarang ke tahap saya melukai diri sendiri dan saya baru senang kalau melihat darah keluar. Awalnya ini seperti cara saya berteriak kepada mereka agar mereka berhenti, tetapi setelah saya melakukannya saya tidak mau menunjukkan kepada mereka bekasnya dan saya menutupi bekas itu. Sehingga samapi sekarang mereka tidak mengetahui kalau setiap ada masalah saya akan melukai diri saya. Dan hal ini sekarang sudah menjadi seperti hukuman yg saya berikan untuk diri saya yg tidak berharga. Saya juga mulai berfikir kalau mereka akan merasa lebih baik kalau saya tidak ada, dan mulai timbul pemikiran untuk suicide, tapi saya takut nelakukannya. Apa ini benar" pertanda saya mengidap bdp? Saya baru bertengkar lagi hanya karna tanpa sadar saya berkata dgn nada tinggi yg hal ini sering terjadi saat kondisi hati saya sedang down. Dan kali ini saya merasakan kondisi yg sangat parah. Dalam beberapa menit saya bisa berubah dari tidak peduli dengan masalah yg sedang terjadi dan belum selesai ini. Beberapa menit kemudian saya seperti org yg frustasi dan keinginan untuk self harming saya meningkat drastis dan pikiran suicide menghantui saya seperti org yg kalap, dan menit selanujutnya saya seperti mati rasa dengan dunia dan kehilangan semangat kemudian saya kembali menjadi org yg bersemangat sekali, dan siklus ini terus terulang. Biasanya jika masalah selesai dengan ibu saya mengajak saya ngmg seperti biasa (karna jika sedang ada masalah, ibu saya memberi saya silent treatment). Dan kondisi saya akan kembali menjadi normal , akan tetapi terkadang waktu saya masih sering merasakan mood swing yg parah dan emptiness yg parah juga. Saya tidak bisa meceritakan kondisi ini kepada orang tua saya, untuk mengatakan isi hati saya yg simpel saja saya tidak bisa, saya tidak tahu kenapa sangat sulit sekali untuk mengutarakan isi hati saya. Sekarang masalah ini belum selesai, dan saya takut untuk membuat masalahnya jadi baik, karna saya takut akan kembali menyakiti orang tua saya. Jadi saya berfikir lebih baik saling diam seperti ini meskipun seiring waktu saya akan semakin tertekan, tapi itu tidak mengapa karna saya pantas mendapatkannya. Hanya saja saya takut dengan kondisi di saat saya kalap dengan self harming dan pikiran suicide. Saya juga tapi tidak tau apa yg sebenarnya saya inginkan. Apa yg harus saya lakukan?

Terima kasih telah bertanya seputar borerline personality disorder menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kegelisahan yang Anda rasakan. BPD atau Borderline Personality Disorder ini adalah suatu bentuk gangguan mental atau gangguan kepribadian yang secara garis besar memiliki ciri-ciri ketidakstabilan keadaan jiwa, konsep diri serta perilaku. Keadaan ini mengacaukan hubungan si penderita dengan keluarga, pekerjaan, orang lain yang kenal dengan penderita serta identitas seseorang individu.Gangguan kepribadian jenis ini dikatakan borderline atau ambang dikarenakan berada pada dua gangguan jiwa yaitu neurosis (depresi, cemas) dan schizophrenia. 

Penyebab umum adanya gangguan kepribadian ini biasanya karena trauma yang diterima saat usia masih sangat dini. Yang biasanya disebutkan bahwa penderita gangguan kepribadian ini adalah korban dari perilaku yang didapat di masa lalu. Siapapun bisa menderita gangguan ini.

Orang yang mengalami BPD dapat mengalami depresi, kemarahan ataupun cemas yang bertahan muali dari beberapa jam hingga beberapa hari. Beberapa orang dengan BPD memiliki kemungkinan lebih besar mengalami gangguan jiwa seperti gangguan mood, gangguan cemas dan gangguan makan, selain itu dapat pula terjadi penyalahgunaan zat-zat berbahaya, melukai diri sendiri, bahkan hingga bunuh diri.

Bila Anda memiliki pikiran untuk melukai diri atau bunuh diri segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis psikiatri. Dokter akan membantu mencarikan solusi terbaik untuk permasalahan Anda. 

Untuk saat ini Anda memang sedang mengalami masalah yang berat dan sulit. Namun, percayalah bahwa selalu ada solusi untuk setiap masalah dan tentu saja Tuhan tidak akan pernah mencobai umatNya melebihi kekuatannya. Dekatkanlah diri Anda kepada Tuhan dan carilah pertolongan medis dan bimbingan rohani dari pemimpin agama Anda.

Jauhilah keinginan untuk bunuh diri karena hidup Anda berharga, karena Tuhan sudah menciptakan Anda dengan sangat berharga. Carilah bantuan dan sebaiknya tidak mencoba untuk mengatasi masalah Anda sendirian dengan cara Anda sendiri. Kami percaya ada masa depan yang cerah untuk Anda. Kami percaya selalu ada harapan dalam setiap masalah. 

Terlalu dini bagi kami untuk menentukan diagnosis pasti Anda, oleh sebab itu cobalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis psikiatri karena gangguan kepribadian yang membuat pasien tidak dapat beraktivitas secara maksimal sebaiknya ditatalaksana sejak dini untuk menghindari dampak yang dapat mengancam jiwa. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang borderline personality disorder. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar