Sukses

Solusi Atasi Jerawat

03 Apr 2017, 17:37 WIB
Wanita, 19 tahun.

Assalamualaikum dok Dok sya mau tanya masalah kesehatan kulit, dok kan muka sya tdinya ada jerawat dipipi sebelah kanan it flek dicampur jerawat yang sudah meradang, sya kedokter kulit trnyata malah tmbh parah trus sya keklinik kecnatikn awalnya muka sya hilang jerawatnya flek pun hilang tp sya berenti keklinil kecantikan. Setelah dri it muka sya tumbuh jerawat pasir yg dri bln agustus thn 2016 tidak sembuh2 udh pke obat apapun yg beli2 diapotik ttp aja gk sembuh malah tmbh parah yg alami seperti tomat dicampur madu, bawang putih, es batu malah tmbh parah it bagaimana ya dok solusinya? Mohon jawabannya dok trimakasih

Terima kasih telah bertanya seputar solusi mengatasi jerawat menggunakan fitur Tanya Dokter

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini:

  • Stress
  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  • Keturunan dari orangtua
  • Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya.

Pengaruh makanan terhadap jerawat ini memang masih banyak diperdebatkan dan seringkali ditemukan hasilnya individual, namun, jika setelah dicoba dalam jangka waktu tertentu memberikan hasil yang terbaik, maka sebaiknya diet rendah lemak, rendah karbohidrat dan konsumsi produk susu yang terkontrol harus dipertahankan.

Konsumsi makanan rendah karbohidrat dapat mempengaruhi kontrol hormonal pada jerawat sehingga jerawat dapat membaik. Kadar gula dalam darah yang terkontrol dapat memperbaiki kondisi berjerawat. Selain itu, produk susu dan juga makanan berlemak sebaiknya juga dihindari. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan terjadinya peningkatan minyak dalam kelenjar sebasea kulit sehingga memicu terjadinya jerawat.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum tergantung derajat keparahan jerawat.

Prosedur lainnya untuk menghilangkan komedo dan jerawat adalah mikrodemabrasi dan atau chemical peeling. Namun sebaiknya sebelum memilih dan melakukan prosedur tersebut, kulit Anda dianalisa terlebih dahulu seperti jenis komedo dan jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi / kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda.

Cucilah muka dengan sabun muka khusus untuk jerawat atau dengan sabun bayi setidaknya 2 kali sehari, terutama setelah beraktivitas atau berkeringat. Sabun jenis apakah yang Anda gunakan selama ini?

Kami sarankan Anda untuk konsultasi ke Dokter spesialis kulit dan kelamin karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan kebersihan wajah. Kami juga tidak menganjurkan Anda menggunakan krim atau obat tanpa di bawah pengawasan dokter karena dapat berpotensi menimbulkan keluhan jerawat yang lebih parah bila tidak sesuai dengan jenis kulit Anda. Jerawat juga dapat muncul kembali bila pengobatan sebelumnya belum tuntas. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar