Sukses

Gejala Autisme

03 Apr 2017, 08:38 WIB
Pria, 2 tahun.

Dok saya punya anak laki2 umur 1th11bln. Sampai saat ini dia blm bsa bicara jelas. Hanya bisa : mum(minum), maa,paaa, mami(kadang2), mengoceh tp msh bahasa tdk jelas dan kadang ada bahasa jelas tp tidak sering diucapkan hanya sekali2. Lalu dia memang fokus ke tv/video , dia ketempat baru seperti ke undangan selalu nangis, dia jarang nengok kalo di panggil sampe saya teriak2 pun tdk nengok. Nengok jika saya plg kerja sya panggil dia nengok main petak umpet dia dengar suara saya dimana dia samperin main cilukba dia bisa. Mainan jika dia tdk mau mainin di lempar2. Terkadang suka memukul Saya/omahnya. Makan jg tdk mau sayuran hanya makanan kering dan tdk selalu bernafsu makannya kadang mau cuma sehari 1x makan.cuma klo lg nafsu seperti biasa dia makan 3x sehari. Dia jijik'an klo pegang benda yg aneh/kasar berjalan pun jika ke tanah/jalanan tdk pake sandal dia tdk mau ngeri/jinjit. Dri ciri2 anak saya dok apa ada gejala autisme? Karna saya sempat membaca ada anak org gejala hampir sama seperti anak sya didiagnosa autisme .. apa benar dok?

Terima kasih telah bertanya mengenai gejala autisme melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

Autisme adalah gangguan perkembangan fungsi otak atau suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau berkomunikasi dengan normal. Biasanya orang tua baru menyadari terjadi kelainan perkembangan pada anak mereka setelah anak mulai memasuki lingkungan sekolah dimana mereka seharusnya banyak melakukan interaksi sosial.

Autisme, yang mempengaruhi sekitar 1 persen orang di seluruh dunia, mencakup spektrum gangguan mulai dari keterbelakangan mental dan ketidakmampuan mendalam untuk berkomunikasi dengan gejala yang relatif ringan seperti terlihat pada orang dengan sindrom Asperger. Karakteristik perilaku autistik cenderung tidak muncul pada usia sebelum 2 tahun dan diagnosa biasanya hanya dilakukan setelah usia ini.

Hingga saat ini para praktisi medis belum dapat menyebutkan penyebab pasti terjadinya autis, namun faktor genetik dan faktor lingkungan dipercaya memiliki peran penting. Faktor genetik diduga terkait dengan timbulnya autis pada anak, karena seseorang anak yang memiliki kakak ataupun anggota keluarga lain yang terkena autis beresiko lebih besar untuk terkena autis juga. Selain itu pada beberapa penelitian juga menunjukan terdapatnya keterkaitan antara kadar abnormal serotonin ataupun neurotransmitter otak lain dengan manifestasi gejala yang timbul.

Gejala-gejala yang dapat digunakan sebagai indikator awal seorang anak yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut oleh para ahli adalah :

  • Tidak dapat bergumam dan menunjuk ke suatu objek pada usia 1 tahun
  • Tidak dapat mengucapkan kata pada usia 16 bulan ataupun rangkaian kata paa usia 2 tahun
  • Kurangnya kemampuan bicara atau berkomunikasi dan kemampuan sosial
  • Tidak ada respon saat nama anak dipanggil
  • Sulit melakukan kontak mata
  • Tidak ada respon sosial seperti tersenyum

Gejala-gejala atau indikator lanjut yang merujuk pada anak yang terkena autis :

  • Gangguan atau ketidakmampuan anak untuk berteman dan bergaul kelompok
  • Gangguan komuniksi dan memusatkan perhatian sehingga sulit untuk melakukan perbincangan dengaan orang lain
  • gerak repetitif atau gerakan tertentu yang tidak memiliki arti yang dilakukan secara berulang-ulang ataupun menggunakan bahasa-bahasa aneh yang tidak memiliki arti
  • impaired ability to make friends with peers
  • kesulitan berimajinasi
  • Memiliki kecenderungan untuk tertarik pada hal-hal tertentu yang sifatnya terfokus dan dengan intensitas lebih
  • Preokupasi atau pikiran berulang terhadap suatu objek
  • Memiliki kebiasaan, ritual atau rutinitas spesifik yang sama setiap harinya

Tentunya diagnosis ini harus dilakukan oleh dokter ahli. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis psikiatri anak untuk berdiskusi lebih lanjut. Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai gejala autisme. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar