Sukses

Hamil Setelah Kuret

03 Apr 2017, 15:42 WIB
Wanita, 35 tahun.

Sebulan lalu saya hbis d kuret sudah kurang lebih 3 minggu sdh tdk keluar darah lagi dan kemarin Saya mulai haid. Apa tidak berbahaya kalau setelah berhenti haid saya program hamil lagi.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah bertanya tentang hamil setelah kuret melalui fitur Tanya Dokter.

Kami turut prihatin dan memahami kondisi yang Anda alami. Kuret merupakan tindakan medis yang bertujuan untuk mengambil dan membersihkan sisa perdarahan atau jaringan yang masih ada dan menempel pada dinding rahim. Jika lewat pemeriksaan sudah tidak ada sisa jaringan atau perdarahan di dalam rahim maka tidak diperlukan kuret.

Umumnya setelah satu minggu dari kuretase, darah sudah tidak ada lagi. Jika tidak terjadi komplikasi, umumnya kesuburan akan kembali normal. Jika sudah mendapat haid lagi berarti fungsi organ reproduksi sudah kembali normal dan sudah boleh hamil lagi. Jika seorang dikuret, seorang perempuan akan mulai berovulasi 2 - 3 minggu setelah tindakan kuretase, sehingga sebetulnya dapat segera hamil. Namun, dianjurkan agar ibu menunda kehamilan berikutnya selama kurang lebih 3 bulan, hingga organ reproduksi ibu kembali ke bentuk semula dan ibu telah siap secara fisik dan mental untuk hamil lagi.

Sebaiknya saat ini Anda memulihkan kondisi fisik dan emosional Anda. Konsumsilah makanan yang sehat dan bergizi, selain itu Anda dapat pergi berlibur ataupun melakukan hobi dalam mengisi waktu luang untuk menenangkan pikiran serta mengembalikan semangat serta energi Anda.

Jika Anda ingin cepat hamil, maka lakukan hubungan seksual terutama pada saat masa subur. Masa subur adalah masa di mana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.

Di samping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan:

Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

Ketahui masa subur Anda, dan lakukan hubungan intim 3x/minggu dengan posisi misionaris (pria di atas)

Kunjungi juga Rubrik Kebidanan dan Kandungan yang kami miliki untuk informasi seputar kehamilan.

Semoga Anda dan keluarga sehat selalu serta dapat segera memperoleh momongan.
Demikianlah jawaban yang dapat kami berikan mengenai hamil setelah kuret, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar