Sukses

Bau Badan, Terkena Sindrom Ikan?

03 Apr 2017, 08:37 WIB
Wanita, 17 tahun.

Dok. Saya mau nanya. Saya sepertinya terkena sindrom ikan. Pernah denger ga dok? Kayanya langka. Soalnya sewaktu saya umur 14 tahun. Masih smp. Orang" selalu ttup hidung kalau ada saya. Saya ga tau kenapa,saya ga pernah mencium bau apapun dari tubuh saya sendiri. Saya sudah mandi sampai pernah 5x sehari ttap tidak hilang baunya. Terus berjalannya waktu saya selali search google. Saya menemukan ada sindrom ikan. Org yg terkena sindrom ikan tidak akan mengetahui dirinya bau amis. Lalu berjalanannya waktu,saya sempat doyan sekali otak" ikan. Saya hpir setiap hari makan itu. Lalu jaket saya berbau amis. Semenjak itu saya mengetahui bahwa saya terkena sindrom ikan. Saya harus gmna ya dok? Saya benar" bgg karna saya lihat digoogle tidak ada obatnya. Saya merasa terganggu karna sindrom ini. Saya gatau harus cerita ke siapa karna malu.

Terima kasih telah bertanya mengenai bau badan melalui fitur Tanya Dokter
Halo,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sebelumnya izinkan kami bertanya, apakah Anda mudah dan banyak berkeringat? Jika ya, bisa jadi keringat berlebih itu adalah penyebab bau badan kurang sedap. Mengeluarkan keringat berlebih disebut juga dengan hiperhidrosis. Hiperhidrosis terdapat dalam 3 bentuk: diinduksi oleh emosi (umumnya terdapat pada telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak), lokal, atau umum. Hiperhidrosis sendiri terbagi atas 3 yaitu :

Hiperhidrosis fokal primer yaitu kondisi dimana keringat berlebih terjadi pada area tertentu dari tubuh (fokal) di kedua sisi tubuh (umumnya). Lokasi yang sering adalah telapak tangan dan kaki, lengan, kepala, dan wajah.

Hiperhidrosis Idiopatik Generalisasi yaitu kondisi di mana seluruh area tubuh mengeluarkan keringat berlebih.

Hiperhidrosis Sekunder Generalisasi yaitu kondisi keringat berlebih yang dipengaruhi oleh penyakit lain atau kondisi lain seperti menopause, hipertiroid, diabetes melitus (neuropati perifer), atau stroke. Obat-obatan seperti antihipertensi dan antidepresi juga dapat menyebabkan hiperhidrosis. Keringat berlebih juga melibatkan area yang luas di tubuh dan dapat muncul ketika tidur.

Menurut American Academy of Dermatology, Hiperhidrosis diterapi dengan beberapa cara, yaitu :

  1. Antiperspirant yang mengandung alumunium klorida heksahidrat, glutaraldehid, formaldehid, dengan kadar tinggi (15%) dengan cara dioleskan di malam hari pada kulit yang kering, daerah berambut (ketiak), dan dicuci di pagi hari. Penutupan daerah yang diberikan antiperspirant dengan plastik juga dapat dilakukan.
  2. Teknik Iontophoresis, umum dilakukan pada hiperhidrosis telapak tangan dan kaki. Tangan diletakkan di dalam larutan berisi elektrolit dengan elektrik kadar rendah. Dapat efektif untuk kasus ringan
  3. Suntikan Botulinum tipe A. Suntikan ini diberikan di daerah ketiak, telapak tangan dan kaki untuk mengurangi jumlah keringat. Botulinum akan memblok pengeluaran dari neurotransmiter (asetilkolin) dan merupakan terapi yang efektif selama 4-8 bulan. Suntikan ulang perlu dilakukan lagi di kemudian hari.
  4. Obat oral. Obat jenis glycopyrrolate dan propantheline bromide berfungsi mencegah terstimulasinya kelenjar keringat. Mereka memblok reseptor kolinergik. Beta bloker juga dapat digunakan untuk terapi keringat berlebih yang terjadi karena stres. Namun obat-obatan ini memiliki efek samping sehingga harus dipertimbangkan risk and benefitnya.
  5. Operasi. Hal ini dilakukan pada hiperhidrosis berat yang gagal dengan pengobatan lainnya. Operasinya dinamakan Endoscopic Thoracic Sympathectomy (ETS). Operasi hanya dilakukan bila cara konvensional tidak berhasil

Selain keringat berlebih, bau badan yang tidak sedap dapat ditimbulkan oleh beberapa faktor, di antaranya :

Bau yang timbul saat sedang stres
Ada beberapa jenis keringat yang dapat ditimbulkan oleh tubuh, dan keringat yang baunya paling tidak sedap adalah keringat yang muncul saat sedang stres oleh karena diproduksi kelenjar apokrin.

Kelenjar apokrin memproduksi keringat yang tidak terlalu basah dan bakteri sangat senang dengan lemak dan protein yang terdapat dalam keringat ini. Oleh karena banyaknya jumlah bakteri ini yang membuat bau tidak sedap. Keringat ini berbeda dengan keringat yang dikeluarkan saat sedang olahraga ataupun panas, dimana keringat jenis ini mengandung air serta mineral yang banyak.

Kaki 'bau'
Bakteri memang sangat senang tinggal pada kaki kita oleh karena jari-jari kaki biasanya berada pada tempat yang gelap, hangat, dan lembab dimana merupakan tempat habitat bakteri. Sebanyak 10-15% orang memproduksi keringat lebih banyak, sehingga beberapa orang dapat memiliki bau kaki yang lebih tidak sedap.

Jarang mencuci pakaian dalam wanita (bra)
Tentu kita sebagai wanita memiliki beberapa jenis bra yang sangat cocok dengan kita sehingga dapat kita gunakan berkali-kali hingga terkadang pun tidak kita cuci. Beberapa jenis kain bra memiliki kemampuan menyerap keringat sehingga bila digunakan berulang tanpa dicuci dapat menimbulkan bau yang tidak sedap.

Konsumsi Brokoli terlalu banyak
Tentu Anda pernah mendengar bahwa diet yang mengandung tinggi bawang dapat memicu bau mulut, hal ini benar. Beberapa makanan seperti brokoli dapat menyebabkan timbulnya bau mulut.

Kelainan genetis ‘Trimethylaminuria’
Mutasi dari beberapa gen yang dinamakan sebagai Trimethylaminuria, dapat mempengaruhi tubuh sehingga tidak dapat memecah zat kimia yang dinamakan trimethylamine. Kandungan ini yang membuat bau pada ikan dan bila menumpuk pada tubuh maka bau mulut, urin dan keringat dapat menimbulkan bau ikan.

Alkohol
Saat mengkonsumsi minuman beralkohol, maka alkohol tersebut dapat keluar dari pori-pori dan menimbulkan bau badan.

Diabetes
Saat penyakit diabetes tidak diobati maka dapat timbul kondisi yang dinamakan diabetic ketoacidosis. Saat terjadi hal ini, maka dapat terjadi perubahan bau badan.

Untuk mengatasi bau badan, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut:

  • Mandi yang teratur setiap hari dengan menggunakan sabun antiseptik.
  • Jika makanan mempengaruhi bau badan, hindari konsumsi makanan-makanan dengan aroma yang kuat dan beberapa bahan makanan seperti bawang, bawang putih, makanan berlemak, minyak, dan alkohol.
  • Jagalah agar ketiak dan kaki tetap kering untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
  • Mencukur ketiak dapat mengurangi keringat dan bau badan.
  • Gunakan pakaian berbahan alami seperti katun yang tidak menghambat penguapan keringat tubuh.
  • Gunakan sepatu dan kaos kaki dari bahan alami agar tidak menghambat penguapan keringat tubuh. Pastikan mengganti kaos kaki setiap hari.
  • Berikan waktu cukup banyak untuk bertelanjang kaki sehingga mengurangi kelembaban daerah kaki.
  • Gunakan anti-perspiran pada malam hari sebelum tidur untuk menekan produksi kelenjar keringat pada saat tubuh sedang tidak berkeringat. Penggunaan deodoran lebih baik digunakan pada siang hari karena berguna untuk menutup bau badan dengan bahan pengharum.
  • Terapi relaksasi seperti yoga atau meditasi untuk mengatasi keringat yang berlebihan karena stres.

Jika keluhan tetap muncul walaupun sudah melakukan tips di atas, tidak ada salahnya anda berkonsultasi langsung dengan dokter. Jika disebabkan sindrom ikan/Trimethylaminuria maka diperlukan pemeriksaan untuk mengkonfirmasinya. Kami mengerti rasa tidak nyaman anda untuk bercerita, namun berkonsultasi dengan dokter dapat membantu menangani keluhan anda. Demikian informasi yang dapat kami berikan mengenai bau badan. Semoga bermanfaat.

 

0 Komentar

Belum ada komentar