Sukses

Penyebab Benjolan Di Bawah Kulit
23 Mar 2017, 05:58 WIB
Pria, 18 tahun.

Assalamualaikum dokter saya ingin menanyakan perihal penyakit saya Tapi gak tau ini penyakit apa . Ada benjulan bulet kecil di perut kanan bawah. Gak ada rasa sakit apapun cuma rasanya aneh , kerasanya itu klo lagi tiduran suka muncul sendiri kaya benjol , klo ditekan suka kedalam lagi , gak sakit apa. Aku diemin hampir 1 tahun mungkin ternyata tambah kesini tambah agak besar, dan agak sakit , saya takut usus buntu , tapi kata orang orang sakitnya hebat , tapi kok aku nggak, Dan klo pas diteken itu kaya busa gitu suka kedengarannya , tolong dokter. Aku gak tau golongan darahku apa jadi aku random

Terima kasih telah bertanya seputar benjolan di bawah kulit melalui fitur Tanya Dokter.

Ada banyak kondisi yang dapat menyebabkan benjolan pada permukaan atau di bawah kulit.

Beberapa di antaranya yang umum terjadi ialah:

  1. Kista kulit. Merupakan tumor jinak berbentuk kantong yang dapat terisi cairan, nanah, maupun material lainnya. Kista ini dapat muncul di kulit manapun dan terasa seperti kacang yang terletak di bawah kulit. Kista dapat terjadi akibat infeksi, sumbatan kelenjar minyak, atau di sekitar benda asing seperti tindik atau anting. Umumnya kista kulit tumbuh lambat, tidak nyeri, dan terasa halus permukaannya ketika digerakkan. Terapi umumnya berupa pemberian suntikan steroid ke dalam kista atau pengangkatan secara bedah minor.
  2. Cherry angioma. Merupakan benjolan halus berwarna kemerahan seperti buah cherry. Biasanya muncul di batang tubuh tetapi sebenarnya dapat terjadi di mana saja. Umumnya penderita berusia di atas 40 tahun. Sebagian besar kasus tidak membutuhkan pengobatan. Bila secara kosmetik mengganggu atau rentan mengalami perdarahan, angioma dapat dihilangkan dengan laser atau kauter listrik.
  3. Dermatofibroma. Merupakan benjolan merah kecoklatan yang seringkali ditemukan di lengan dan kaki. Dermatofibroma mengandung jaringan parut sehingga terasa sebagai benjolan yang keras di bawah kulit. Penyebabnya tidak diketahui. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak perlu diobati. Kondisi ini dapat dihilangkan dengan pembedahan atau diratakan melalui cara dibekukan dengan nitrogen cair.
  4. Kista epidermoid. Merupakan benjolan jinak pada kulit yang berasal dari kelenjar minyak. Seringkali ditemukan di daerah kelamin, dada, dan punggung. Kista epidermoid berbentuk bulat dan bagiannya yang gelap dapat terlihat di perukaan kulit. Bila terinfeksi, kista ini menjadi kemerahan dan nyeri. Ketika ditekan akan mengeluarkan cairan yang berwarna putih seperti keju. Umumnya, kondisi ini diatasi dengan mengangkat kantong kista melalui bedah minor. Antibioitik biasanya juga diberikan bila kista sudah terinfeksi.
  5. Lipoma. Lipoma merupakan benjolan jinak di bawah kulit yang tumbuh lambat. Lipoma berasal dari jaringan lemak bawah kulit, terasa sebagai benjolan yang kenyal. Biasanya terdapat di batang tubuh, bahu, leher, namun bisa juga di tempat lain. Sebagian besar lipoma berdiameter kurang dari 5 cm dan tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat menyebabkan nyeri jika menekan saraf. Lipoma tidak diangkat kecuali mengganggu secara kosmetik, menekan struktur lain disekitarnya, atau karena diagnosanya meragukan untuk lipoma. Jika perlu diangkat, maka dilakukan pembedahan minor.
  6. Neurofibroma. Merupakan pertumbuhan jinak di bawah kulit namun dapat menjadi tumor ganas pada sebagian kasus. Benjolan ini biasanya tumbuh lambat, tidak nyeri, menimbulkan 'rasa kejut' seperti tersetrum jika area yang benjol tersentuh, dan juga gangguan saraf apabila benjolan menekan saraf-saraf yang besar. Jika tidak menyebabkan keluhan apapun, umumnya tidak diperlukan terapi. Jika menimbulkan keluhan, tumor diangkat melalui pembedahan.

Terkait yang Anda alami, perlu ditelusuri benjolan tersebut termasuk yang mana. Jika memang benjolan jinak seperti kemungkinan-kemungkinan yang sudah disebutkan di atas, umumnya membutuhkan pembedahan (minor) apabila menimbulkan keluhan yang mengganggu maupun pertimbangan kosmetik. Sebaiknya Anda berkonsultasi dulu dengan dokter kulit untuk diketahui penyebabnya. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan seputar benjolan di bawah kulit. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar