Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Onani dan Ejakulasi Dini

01 Apr 2017, 21:16 WIB
Pria, 18 tahun.

Assalamualaikum dok... Saya mau tanya soal keluhan saya....misal pada masa remaja terlalu sering melakukan masturbasi/onani apa efeknya dok.... ? Dan sekarang pda masa remaja saya rasa saya merasa sudah mengalami gangguan sex yaitu ejakulasi Dini.... Bagaimana dok cara yang harus saya lakukan agar bisa kembali sehat. Dan tidak ejakulasi Dini lagi.... Tapi dengan cara alami dok.. Bukan dengan obat2 an...... Tolong bantuanya ya dok.. Sya sekarang bingung dan cemas dok..... Maaf saya tanya tentang itu dok..

Terima kasih telah bertanya tentang onani dan ejakulasi dini melalui fitur Tanya Dokter.

Onani dan ejakulasi dini bisa memiliki keterkaitan satu sama lain. Berikut ini penjelasannya.

Efek onani

Onani atau masturbasi merupakan suatu perangsangan seksual pada alat kelamin yang sengaja dilakukan untuk mendapatkan kepuasan seksual. Kebiasaan melakukan masturbasi bukanlah hal yang positif oleh karena itu kami tidak menganjurkan hal tersebut, terlebih jika dilakukan frekuensi yang sangat sering (hampir setiap hari). Efek dari kebiasaan melakukan masturbasi lebih condong kepada masalah psikis dimana timbul pikiran terus menerus untuk melakukan masturbasi dan perasaan bersalah karena masturbasi.

Masalah-masalah psikis ini dapat memicu terjadinya stres tanpa disadari sehingga dapat menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi (impotensi) atau ejakulasi dini secara tidak langsung. Selain itu, tindakan masturbasi juga dapat menyebabkan perlukaan dan peningkatan risiko infeksi pada kemaluan akibat penggunaan benda-benda yang tidak terjamin kebersihannya. Terlalu seing masturbasi juga dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengalihkan keinginan melakukan masturbasi adalah dengan melakukan hal-hal yang lebih positif seperti dengan berolah raga, melakukan hobi-hobi Anda, berpuasa, beribadah, dll. Hindarilah hal-hal yang memicu anda untuk melakukan masturbasi.

Ejakulasi dini

Ejakulasi Dini (ED) memiliki definisi ejakulasi yang berulang, sering, atau menetap dengan stimulasi yang minimal, sebelum, saat, atau sesaat setelah penetrasi dan sebelum saat yang diinginkan, oleh karena tidak mampu mengendalikannya yang kemudian menyebabkan ketidakpuasan pada pasangan, rasa terganggu, dan rasa tertekan. Memang tidak ada batasan waktu dalam definisi ini.

Untuk mengatasi ejakulasi dini pada pria maka perlu diketahui penyebabnya terlebih dahulu, apakah psikologik (perasaan bersalah, stress, kecemasan, disfungsi ereksi), organik (gangguan organ), atau iatrogenik (karena tindakan medis). Penyebab ED sendiri paling banyak disebabkan oleh psikologis. Penanganan kemudian disesuaikan dengan penyebabnya.

Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini adalah:

  1. Cobalah untuk lebih santai ketika melakukan hubungan intim. Hindari kondisi dikejar deadline atau perasaan ‘harus segera selesai’ ketika melakukannya. Tariklah napas dalam-dalam atau lakukan teknik relaksasi terlebih dahulu
  2. Carilah posisi yang nyaman. Posisi ‘woman on top’ akan lebih nyaman untuk pria
  3. Jangan menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang ketika akan berhubungan seksual
  4. Berlatihlah senam kegel untuk membantu mengencangkan otot panggul dan mengontrol ejakulasi dini
  5. Beberapa jenis terapi dapat diberikan bagi mereka dengan ejakulasi dini:
    • Terapi seksual Terapi seksual dalam hal ini adalah berlatih mengendalikan ejakulasi dini dengan melakukan masturbasi. Dengan teknik masturbasi yang sesuai, tidak terlalu terburu-buru, sensitivitas dan respon terhadap suatu rangsangan seksual dapat dikendalikan. Melakukan masturbasi 1-2 jam sebelum hubungan seksual juga dapat menunda ejakulasi.
    • Terapi obat Obat-obatan antidepresi dan obat bius topikal (oles) juga dapat digunakan pada keadaan ini. Namun terapi dengan obat-obatan sebaiknya didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter
    • Psikoterapi Seperti psikoterapi untuk masalah lainnya, psikoterapi dalam hal ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan dan stress yang dapat mempengaruhi hubungan seksual

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai onani dan ejakulasi dini. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar