Sukses

Mungkinkah Penis Patah

01 Apr 2017, 18:36 WIB
Pria, 29 tahun.

saya mau melakukan hubungan intim malam ini dengan teman kencan saya tapi saya masih troma dengan pasangan saya karna malam kemaren dia sedikit exrim melakukan gerakan sehingga mr p saya terdengar bunyi berdetak seperti patah tapi aneh nya tidak ada ras nyeri dan sakit mohon di beri solusi nya

Terima kasih telah bertanya tentang kemungkinan penis patah menggunakan fitur tanya dokter.

Penis dan testis, sebagai alat kelamin pria, memiliki dua fungsi berbeda, yaitu fungsi yang terkait dengan urinasi dan fungsi seksual yang terkait dengan prostat. Penis, dalam kondisi normal, biasanya berukuran lebih kecil dibandingkan disaat penis tersebut ereksi.

Sehubungan dengan itu, pernahkah Anda mendengar kabar bahwa penis bisa patah? Apakah kabar tersebut benar adanya?

Fraktur penis atau Penile Fracture adalah kondisi terjadinya kerusakan dalam bentuk penis yang patah, meskipun arti kata “patah” di sini tidak sama dengan kondisi patahnya suatu tulang.

Penis patah disebabkan oleh rusaknya beberapa bagian pada penis. Bagian yang rusak dari penis yang patah adalah bagian tunica albuginea, bisa hanya satu ataupun kedua bagian dari pelapis dalam penis tersebut.

Gejala yang ditimbulkan dari penis yang patah adalah terdengar bunyi patahan, sakit yang amat sangat, pembengkakkan, gangguan sensori dari penis, dan kulit penis yang tampak keunguan akibat pecahnya pembuluh darah.

Terdapat beberapa penyebab dari kondisi yang mendasari terjadinya penis patah atau fraktur penis, misalnya hubungan seksual atau kontak penis dan vagina. Namun, hal yang paling sering mendasari terjadinya penis patah atau fraktur penis adalah masturbasi yang terlalu agresif.

Suatu laporan kesehatan di brazil menyebutkan bahwa penis patah atau fraktur penis yang terjadi karena berhubungan seksual berkaitan dengan posisi ketika melakukan hubungan seksual tersebut. Posisi wanita di atas pria saat melakukan hubungan seksual memiliki tingkat kemungkinan tinggi untuk menyebabkan penis patah atau fraktur penis. Sebaliknya, posisi missionaris atau posisi pria di atas wanita dalam berhubungan seksual memiliki kemungkinan lebih rendah untuk menyebabkan penis patah atau fraktur penis, karena pada posisi ini pria dapat sepenuhnya mengontrol penis ketika melakukan penetrasi.

Sedangkan penis patah atau fraktur penis yang terjadi karena masturbasi secara agresif disebabkan oleh genggaman pada penis yang terlalu kuat disaat penis tersebut berereksi dengan maksimal. Namun, tentunya keluhan yang akan timbul adalah nyeri pada penis dan perdarahan.

Semoga informasi ini membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar