Sukses

Lecet pada Vagina

01 Apr 2017, 16:39 WIB
Wanita, 27 tahun.

Area di sekitar vagina (antara miss v dan dubur) lecet & perih akibat menggunakan penty saat ada flek kecoklatan setelah haid beberapa hari lalu, apakah saat masih lecet boleh berhubungan intim dengan suami saya?

Terima kasih telah bertanya mengenai lecet pada vagina menggunakan fitur Tanya Dokter.

Apakah terdapat keluhan lain seperti benjolan atau jerawat pada rambut kemaluan, atau gatal hanya dirasakan pada area vagina saja? Apakah terdapat keluhan keputihan yang berubah warna atau berbau?

Gatal di daerah kewanitaan dapat disebabkan karena vagina yang lembap dan kebersihannya kurang terjaga. Selain itu, pembalut juga dapat menyebabkan gatal karena iritasi atau alergi. Luka lecet dan panas umumnya disebabkan karena garukan pada area yang gatal tersebut. Jika keluhan dirasakan sangat menganggu, kami sarankan Anda melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan diketahui penyebabnya.

Demikian juga dengan keluhan bercak darah pada area kelamin Anda, perlu dilakukan pengamatan secara langsung untuk mencari sumber darah, apakah dari luka lecet pada area kulit kelamin, dari saluran reproduksi, saluran kencing, atau anus. Sayangnya kami memiliki keterbatasan dalam fasilitas pemeriksaan, sehingga sulit bagi kami untuk menentukannya.

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan:

  • Bersihkan bagian luar vagina dengan air hangat dan juga sabun lembut tanpa pewangi. Lebih baik lakukan pada saat mandi sore hari. Selain karena air hangat menciptakan efek rileks, air hangat juga dapat meredakan nyeri jika sedang menstruasi.
  • Kenakan celana dalam katun, jenis tekstil yang terbuat dari serat alami, sehingga kulit tetap dapat bernapas, sirkulasi udara lancar, dan membuat perasaan menjadi lebih segar. Jika sedang mengalami keputihan, gantilah celana dalam 3 kali sehari.
  • Hindari pemakaian pakaian atau pakaian dalam yang ketat, karena dapat meningkatkan kelembapan. Terutama jika Anda memiliki aktivitas yang tinggi baik di dalam maupun di luar ruangan.
  • Jika sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut setiap 4-6 jam atau setiap Anda merasa bahwa pembalut Anda terasa basah dan lembap.
  • Hindari pembalut dengan pengharum.
  • Setelah buang air, pastikan arah membersihkan vagina adalah dari depan ke belakang. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah kotoran atau virus yang berasal dari saluran pembuangan tidak sampai ke area vagina. Selain itu jangan lupa untuk mengeringkan vagina menggunakan handuk bersih atau tissue.
  • Hindari berbagai produk pembersih, sebab belum dapat dipastikan tidak menyebabkan masalah kesehatan. Jika sampai terpaksa harus menggunakan pembersih vagina, konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan dan kebidanan tentang produk apa yang harus digunakan.

Mengingat pentingnya wawancara medis dan pemeriksaan fisis secara langsung dalam menentukan diagnosis dan tatalaksana, kami sangat menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan dokter guna menentukan penyebab dan penanganan yang paling sesuai bagi keluhan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai lecet pada vagina, semoga bermanfaat. Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar