Sukses

Penyebab Sulit Tidur dan Batuk Lama

31 Mar 2017, 19:13 WIB
Pria, 20 tahun.

Siang dok. Saya akhir-akhir ini sering susah tidur di malam dan siang hari dok (saya bisa tidur sekitar jam 6 pagi baru bisa terlelap). Saya jg mengalami batuk berdahak tak kunjung membaik selama 1 minggu (semakin parah di malam hari). Pernah jg saya alamin ber bulan-bulan (sekitar 3 bulan atau lebih) baru sembuh. Saya jg sering sakit batuk saat kena hujan sedikit. Komplikasi saya, biasanya saya kena asam lambung dan jantung agak tidak stabil. Bagaimana solusi saya dok, mohon penjelasanya. Terima kasih!!

Terima kasih telah bertanya tentang penyebab gangguan tidur dan batuk lama menggunakan fitur Tanya Dokter.

Terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat sehingga membuat kondisi fisis senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi fisis tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat anda terapkan:

1. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari

2. Biasakan diri anda untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol, narkotik, dsb

3. Cobalah mengatur pola tidur anda.

Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.

4. Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk anda tidur.

Buat diri anda senyaman mungkin untuk tiudr, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, dsb.

5. Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.

Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, anda akan terus mengalami gangguan tidur.

6. Relaksasi

Buat diri anda serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.

7. Berpikir positif.

Jika anda memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya. Setiap manusia tidak luput dari cobaan sebagai proses menuju kedewasaan. Cobalah bertukar pikiran dengan keluarga atau sahabat anda mengenai masalah yang sedang anda hadapi.

Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan sudah dapat mengatasi gangguan tidur anda.

Tapi jika dilihat dari riwayat batuk lama Anda, kemungkinan kesulitan tidur Anda karena terganggu karena batuk.

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap, dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernafasan, telinga). Batuk yang anda alami termasuk di dalam batuk kronis. Penyebab batuk kronis bermacam-macam, diantaranya adalah:

1. Alergi
dapat disertai keluhan bersin dipagi hari, gatal-gatal pada tubuh, sesak
2. Asma
3. Infeksi
Tuberkulosis (TBC) ataupun infkesi micoplasma, infeksi sinus
4. Bronkitis
radang pada bronkus-saluran udara ke paru-paru
5. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
6. GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease)
penyakit reflux biasanya disertai keluhan ada rasa panas atau terbakar di daerah ulu hati, mual, muntah ataupun kembung
7.Penggunaan obat tertentu
obat golongan ACE inhibitor
8. Post Nasal Drip
ada cairan di belakang hidung.

Pernakah Anda menjalani pemeriksaan rontgen dada dan spirometri?

Mengingat ketepatan diagnosa hanya dapat dilakukan dengan pemeriksaan fisik langsung disertai dengan beberapa pemeriksaan penunjang, kami sarankan Anda mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam atau Spesialis Paru untuk pemeriksaan dan terapi lebih lanjut.

Pastikan tubuh dalam keadaan hangat dengan memakai pakaian berlapis atau mengkonsumsi minuman hangat di kala udara dingin. Lakukan olahraga teratur, setidaknya 30 menit selama 3x seminggu untuk memperlancar metabolisme dan meningkatkan stamina.

Demikian penjelasan tentang tentang penyebab gangguan tidur dan batuk lama yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar